Maros, Berita-Kita | Pada pengujung bulan kemerdekaan, untuk mewujudkan kemandirian buruh dan pekerja. Pemuda Pancasila melalui Badan Buruh dan Pekerja melaksanakan workshop daur ulang sampah menjadi penghasilan.

Workshop itu dilaksanakan di Aula terbuka warkop Berkah kompleks PTB Maros, Minggu (29/08/2021).

Ketua Lembaga Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila Kab. Maros Aswar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda untuk memperingati hari kemerdekaan.

“kita patut memberdayakan kepada masyarakat bagaimana menjaga lingkungan juga bisa produktif” Kata Aswar juga ketua FSPBI-KSN Kab. Maros

Narasumber yang diundang adalah nominator Kalpataru 2020 ialah Iwan Dento. Dalam workshop itu Iwan Dento terus mengatakan bahwa dirinya dan komunitasnya sudah mengelola sampah menjadi bahan berguna mulai dari meja, kursi, bahkan dijadikannya pengalas pengganti lantai.

See also  Lsm Perak Desak Disdik Sulsel Ambil Tindakan Tegas Atas Tragedi Dugaan Pelecehan Wartawan di SMAN 5 Makassar

Rumah ke dua yang terletak di Rammang-Rammang Desa Salenrang adalah perwujudan usaha yang dilakukan oleh Iwan Dento dalam mengelola sampah menjadi bahan yang berguna. Bahkan kini Rumah Kedua menjadi tempat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Narasumber kedua Nataniel Nirawan mengatakan Kesadaran soal sampah tidak seburuk yang masyarakat rasakan. Menurut masyarakat sisa disadarkan untuk melakukan menajemen yang jelas dan terukur.

“orang-orang harus disadarkan dengan sistem yang rapi, supaya masyarakat lebih ramah lingkungan” Ucap pemuda asal Surabaya ini.

Pengusaha Daur Ulang Sampah ini melanjut bahwa siklus sampah akan terorganisir jika dilakukan manajemen yang baik didukung dengan kesadaran yang tinggi dari masyarakat.

“Bahkan sampah bisa jadi berkah” tutupnya. (**)