Beranda blog

Gunakan Logo Parkir di Rompi, TRC Perumda Parkir Makassar Sidak Mie Gacoan Pengayoman

Makassar, Berita-Kita | Perumda Parkir Makassar Raya melakukan sidak di Mie Gacoan Pengayoman buntut dugaan adanya parkir liar.

Setelah melakukan sidak, tim perumda parkir yang diutus menemukan jukir yang menggunakan rompi yang tidak sesuai rompi resmi yang dikeluarkan direksi.

Koordinator Kecamatan Panakkukang Perumda Parkir Makassar Raya, Syamsuddin Hadeng menegaskan bahwa pengelolaan parkir diatur oleh peraturan daerah (perda).

“Pengelolaan perparkiran dibawah kendali Perumda Parkir Makassar Raya yang telah diatur dalam Perda,” ucap Syamsuddin Hadeng, usai melakukan sidak di Mie Gacoan Pengayoman, Jumat (18/07/2024).

Dia menyampaikan rompi yang digubakan jukir di Mie Gacoan Pengayoman bukan dari Perumda Parkir Makassar Raya. Ironisnya, kata dia, rompi yang digunakan menggunakan logo Gacoan.

Ia menambahkan hingga saat ini persoalan parkir di Gacoan Pengayoman belum tuntas. Bahkan pihak Perusda telah menyurati Gacoan terkait pengelolaan parkir agar sesuai perda.

“Hasil rapat terkait pengelolaan parkir mereka (Gacoan) sudah disurati. Karena sekali lagi diduga jukir ilegal disana beredar,” tegasnya lagi.

Dia meminta kepada Gacoan Pengayoman menaati aturan bersama-sama karena apabila dibiarkan pihaknya siap menertibkan.

“Kalau tidak taat kami akan tertibkan. Ini perintah perda dan instruksi Direksi,” tegasnya.

Diketahui, Mie Gacoan yang baru launching di Jl Pengayoman sebelumnya juga bersoal. Selain soal parkir, soal izin juga diduga bersoal. (**)

Kadisdik Sulsel Menutup dan Serahkan Hadiah Bagi Jawara O2SN Tingkat Provinsi Sulsel 2024

Makassar, Berita-Kita | Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan telah melaksanakan Olimpiade  Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Prov Sulsel yang digelar selama 3 hari (15-17/07/2024).

Tahun ini, sebanyak 925 siswa SMA/MA dari Kabupaten/Kota se-Sulsel ikut berkompetisi di event O2SN tingkat Prov Sulsel yang telah mempertandingkan 5 cabang olahraga (Cabor).

Kelima Cabor O2SN itu di antaranya, atletik, bulutangkis, karate, pencak silat dan renang. Para Jawara pada O2SN Tingkat Sulsel tahun 2024 ini mendapatkan medali, piagam, dan bonus uang dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel H Iqbal Nadjamuddin.

Penyerahan medali emas, perak, perunggu dan bonus uang bagi para Juara I, II dan III dilaksanakan pada acara penutupan yang diserahkan langsung Kadisdik Iqbal Nadjamuddin didampingi Kepala Bidang SMA HM Nur Kusuma di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 16 No 2 Biringkanaya,  Makassar, Rabu (17/7/2024).

Untuk juara I mendapat medali emas dan bonus uang Rp 2 juta, juara II mendapat medali perak dan bonus uang Rp 1 juta, dan Juara III mendapat medali perunggu plus bonus uang Rp 750 ribu dari Kadisdik Iqbal Nadjamuddin.

BACA JUGA:  Penulis Mesti Pahami Karakter Platform Digital

Bagi Juara I dari setiap Cabor akan mewakili Sulsel ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada Bulan Agustus mendatang di Jakarta. Berikut nama-nama siswa SMA/MA yang telah meraih Juara pada O2SN Tingkat Sulsel:

Cabor Bulutangkis Putra, terdiri Juara I Atas Nama Andi Dhiya ’Us Syams (SMAN 8 Bulukumba), Juara II Rashya Aprilya (SMAN 4 Wajo), dan Juara III Tri Putra Kayangan (SMAN 11  Makassar).

Untuk Cabor Bulutangkis Putri, terdiri Juara I Nur Azizah Ayu Lestari (SMAN 4 Bantaeng), Juara II Tiara Auliyah (SMAN 1 Palopo), dan Juara III Andi Nabilah Khafifah Sulfa (MAN Bulukumba).

Cabor Renang Putra, Juara I Ahmad Azlam (SMAN 1 Soppeng), Juara II Erick Wilson Wimenta (SMA Katolik Rajawali  Makassar), dan Juara III Rian Trusidi Darwis (SMAN 1 Parepare).

Cabor Renang Putri, terdiri Juara I Syarifah Atika (SMA Islam Ranu Harapan Makassar), Juara II Silvia Dwi Anggraeni (SMAN 11 Makassar Makassar), dan Juara III Sarifah Salsabila (SMA Ranu Harapan Makassar).

Cabor Atletik Putra, masing-masing Juara I Doni (SMAN 7 Toraja Utara), Juara II Muhammad Soleh Afif WR (SMAN 1 Pangkep), dan Juara III M Ridwan (SMAN 9 Sinjai).

Cabor Atletik Putri, Juara I Lasrial Frilnes (SMAN 4 Tana Toraja), Juara II Zakiyah Fitrah (SMAN 9 Tana Toraja), dan Juara III (Perunggu) Riska Pongmekkitta (SMAN 3 Toraja Utara).

Cabor Pencak Silat Putra, Juara I Muhammad Ruhul Haq Syahrul Putra (SMAN 1  Makassar), Juara II Miftah Farid (SMAN 11  Makassar), dan Juara III (Perunggu) Muh Rifqi Amruh Nasir (SMAN 9 Gowa).

Cabor Pencak Silat Putri, Juara I Nilda Human (SMAN 5 Soppeng), Juara II Nur Zamzama Malia Alwi (SMAN 11  Makassar), dan Juara III Nurul Qaila Satriani (SMAN 5  Makassar).

Cabor Karate Putra Kategori Kata, Juara I Muh Farlan Syahrir (SMAN 8 Bulukumba), Juara II Muh Wira Jazlan (SMAN 1 Sinjai), Juara III Dzakya Ramadhan (SMAN 21 Makassar),
dan Juara III Bersama Muh. Fajrialam Saputra (SMAN 22 Gowa).

Cabor Karate Putri Kategori Kata, Juara I Rafaela Arista Widya Putri Purnomo (SMAN 9 Makassar), Juara II Sheva Aprilia Ilham Putri (SMAN 1 Sinjai), Juara III A Saskia Salsabila (SMAN 1 Bulukumba), dan Juara III Bersama Naura Arsy (SMAN 1 Palopo).

Cabor Karate Putra Kategori Kumite, Juara I Muh Fajrialam Saputra (SMAN 22 Gowa), Juara II Alfi Khairil Muhiyan (SMAN 1 Bantaeng), Juara III Rafly Farel Naba (SMAN 9  Makassar), dan Juara III Bersama Muhammad Faisal Afandi (SMAN 3 Maros).

Terakhir, Cabor Karate Putri Kategori Kumite, Juara I Fauziah Annisa Amalia (SMAS YP Soroako Luwu Timur), Juara II Kesya Karunia Az-Zahra (SMAS YP Soroako Luwu Timur), dan Juara III Rafaela Arista Widya Putri Purnomo (SMAN 1  Makassar). (Haris/**)

Kejati Sulsel Gelar Donor Darah & Cek Kesehatan Gratis Sambut Hari Bhakti Adhiyaksa -64

Makassar, Berita-Kita | Kepala Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim membuka secara resmi kegiatan Donor Darah yang merupakan rangkaian Kegiatan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-24 tahun 2024, bertempat di Baruga Adhyaksa Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Rabu (17/07/2024).

Kegiatan pemeriksaan Kesehatan gratis dan donor darah ini, diikuti para pegawai Kejati Sulsel, Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sulawesi Selatan, Mahasiswa KKP dan PKL Universitas Hasanuddin. Pelaksanaan kegiatan donor darah ini terselenggara atas kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kajati Sulsel Agus Salim menyambut baik Aksi sosial yang diprakarsai Ketua IAD Wilayah Sulawesi Selatan, Ny. Fauziah Agus. Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah yang merupakan rangkaian kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64 dan HUT IAD ke-24 Tahun 2024 dapat dimaknai sebagai wujud nyata kepedulian Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang secara sukarela terhadap orang-orang yang membutuhkan donor darah dan memberikan sumbangsih kebutuhan darah untuk Palang Merah Indonesia (PMI) melayani Masyarakat Sulawesi Selatan. Kajati Sulsel Agus Salim menekankan kepada seluruh jajarannya untuk selalu berbuat baik terhadap sesama, “ingat, Setetes darah yang di berikan sangat berarti untuk menyelamatkan jiwa orang lain.”

Ketua IAD Wilayah Sulawesi Selatan, Ny. Fauziah Agus memastikan  sebelum melakukan donor darah, akan dilakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu oleh petugas kesehatan, seperti kondisi fisik dalam keadaan sehat, usia, suhu tubuh, tekanan darah, dan kadar hemoglobin (Hb) sesuai standar yang ditetapkan bagi calon pendonor. Tidak kalah penting sebelum melakukan donor darah, dapat dipastikan terlebih dahulu asupan gizi dalam tubuh terutama zat besi telah terpenuhi, istirahat yang cukup, serta minum air yang cukup agar tubuh dalam keadaan prima dan siap melakukan donor. (Soetarmi/**)

Deklarasi Anti Bullying di SMKN 11 Bulukumba

Bulukumba, Berita-Kita | Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Sulsel, Dr Andi Ibrahim, S.Pd, M.Pd hadiri undangan workshop implementasi penguatan kurikulum merdeka dan penerapan pengembangan projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di SMKN 11 Bulukumba, Minggu (14/07/2024).

Sebelum memasuki Aula kegiatan workshop, Sekdisdik A Ibrahim membubuhkan tandatangan dukungan deklarasi anti kekerasan/bullying di SMKN 11 Bulukumba, Jalan Poros Sapobonto, Kec Bulukumpa, Kab Bulukumba.

Ikut menandatangani deklarasi anti kekerasan/bullying adalah pengawas bina Dr Imran Mappiare, S.Pd, M.Pd, Kepsek Sayed Khaidir, S.Pd, M.MPd, Gr, seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, dan siswa-siswi SMKN 11 Bulukumba.

Usai penandatanganan dukungan atas deklarasi anti kekerasan/bullying, Sekdisdik A Ibrahim lanjut melihat-lihat sarana dan prasarana sekolah, termasuk memasuki dan kagum dan memuji ketika melihat ruangan praktik dan mesin produksi tata busana yang merupakan program unggulan SMKN 11 Bulukumba.

Selanjutnya, A Ibrahim membawakan materi workshop yang diikuti seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SMKN 11 Bulukumba yang dipandu langsung Kepsek Sayed Khaidir didampingi Pengawas Bina Imran Mappiare.

Di hadapan guru yang menjadi peserta workshop implementasi penguatan kurikulum merdeka dan penerapan pengembangan P5, A Ibrahim mendorong seluruh guru SMAN 11 Bulukumba untuk mengikuti program guru penggerak.

“Karena di SMKN 11 Bulukumba ini belum ada guru penggeraknya, silahkan bapak dan ibu guru berbondong-berbondong jadi guru penggerak mumpung masih gratis,” ajak Sekdisdik A Ibrahim.

Eks Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Guru Penggerak Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulsel ini, juga menyampaikan bahwa melihat kurangnya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah kejuruan sekarang ini, perlu dilakukan revitalisasi jurusan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia kerja dan dunia industri.

Sebelumnya, Kepsek Sayed Khaidir pada workshop itu menyampaikan, bahwa walaupun SMKN 11 Bulukumba berada di tengah hutan dan perkampungan yang jauh dari pusat kota, namun berkat kerja-kerja ekstra dari seluruh elemen sekolah, kini sudah mulai dilirik masyarakat.

“Jadi animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah ini sudah mulai nampak. Bukan saja dari warga Kab Bulukumba tapi juga ada beberapa siswa yang berasal dari Kab Sinjai, dan saat ini SMKN 11 Bulukumba ini telah memiliki 217 orang siswa dan semuanya sudah terdata di Dapodik,” ungkapnya. (Haris/**)

Disdik Sulsel, Pemetaan Siswa Berdasarkan Penerimaan Posko Help Desk Jadi Dasar Pemenuhan Kuota 

Makassar, Berita-Kita | Tidak Ada Siswa Siluman dalam PPDB 2024 Sebelum tahapan PPDB 2024 jalur Prestasi SMA dilaksanakan, sudah dilakukan pemetaan terhadap sekolah yang masih memiliki kelebihan kuota, diantaranya SMAN 6, SMAN 7, SMAN 10, SMAN 13, SMAN 15, SMAN 18, SMAN 19, SMAN 20, dan SMAN 22, selain pemetaan terhadap sekolah yang mengalami kelebihan kuota, juga dilakukan analisis terhadap pengaduan yang diterima di posko Help Desk dan pemetaan terhadap kondisi guru dan ketersediaan ruangan belajar, Selasa (16/07/2024).

Siswa yang belum lulus pada tahapan jalur prestasi SMA disalurkan melalui jalur pemenuhan, akan tetapi daya tampung jalur pemenuhan tidak mampu memenuhi jumlah 1.772 casis yang belum tertampung.

Berdasarkan pemetaan terkait kondisi guru dan ketersediaan ruangan belajar, Dinas Pendidikan setelah bersurat ke BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penambahan rombongan belajar pada seluruh SMAN terkecuali pada SMAN 9 dan 21 yang secara aturan sudah mencapai batas maksimal. Hal ini semua dilakukan tidak luput dari tingginya selisih antara siswa yang tidak lulus dan kuota yang tersedia.

Penambahan rombongan belajar tidak serta merta dilakukan, akan tetapi dimulai berdasarkan kajian teknis mulai dari pemetaan potensi jumlah casis yang tidak tertampung dalam tahapan prestasi dan pemenuhan kuota, kemudian dilakukan pemetaan kondisi guru dan sarana prasarana sekolah, juga berdasarkan Perda nomor 2 Tahun 2017 tentang wajib belajar menengah dimana Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan wajib menjamin keberlangsungan keberlanjutan pendidikan hingga 9 (Sembilan) tahun.

Dinas Pendidikan melakukan penyaluran calon siswa yang belum lulus dalam tahapan prestasi dan pemenuhan kuota ke sekolah-sekolah berdasarkan pemetaan terhadap pengaduan. Penambahan ruangan belajar yang merupakan solusi akhir terhadap calon siswa yang belum lulus, Dinas Pendidikan melakukan secara optimal dan berusaha memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku

Jumat 12 Juli 2024 Dinas Pendidikan kembali melakukan rapat dengan seluruh SMAN yang ada di Kota Makassar dimana ditemukan masih ada sekolah yang kuotanya belum terisi disebabkan calon siswa yang bersangkutan melakukan pengunduran diri ataupun tidak mendaftar ulang. Maka dengan kewenangannya Dinas Pendidikan kembali melakukan penyaluran terhadap peserta didik yang belum tertampung pada sekolah-sekolah yang masih memiliki daya tamping.

Kebijakan yang diambil oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dalam hal ini Bapak H. Iqbal Nadjamuddin, S.E., diharapkan bisa membantu masyrakat khususnya masyarakat tidak mampu agar bisa bersekolah di sekolah negeri.

Walaupun kebijakan ini pasti menuai pro dan kontra, akan tetapi langkah yang dilakukan sepenuhnya agar semua anak Sulawesi Selatan tetap bersekolah minimal menamatkan hingga jenjang SMA/SMK.

Kabid SMA HM Nur Kusuma dengan tegas membantah semua dugaan terkait siswa siluman, langkah-langkah yang dilakukan semua sesuai dengan koridor, daya tampung dan melalui persetujuan pimpinan. (**)

Perantoan Rambe Terpilih Menjadi Ketua Umum IMA Tabagsel Medan

Medan, Berita-Kita | Dewan pengurus pusat ikatan mahasiswa Tapanuli bagian selatan (IMA TABAGSEL) menggelar acara musyawarah besar dalam kegiatan tersebut Peranton Rambe, S.H. terpilih ketua umum 2024-2026 Untuk memimpin IKATAN Mahasiswa Tapanuli Selatan (IMA Tabagsel). Pada Mubes Ke-Vlll IMA Tabagsel Yang Berlangsung Di Kampoes coffee Komplek MMTC Logistik No.12 – 12A, Jalan Selamat Ketaren, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371, Senin Malam (15/07/2024).

Dalam kegiatan musyawarah besar tersebut disambut sukacita Peserta Mubes dan Julpadli Simamora, S.H. menyampaikan bahwa membesarkan IMA Tabagsel ini seperti tahun Sebelumnya yang berkembang melalui Pengkaderan yang berkelanjutan karena jantung organisasi itu ada pada pengkaderan ujar Senior IMA Tabagsel Julpadli.

Mubes IMA Tabagsel kali ini Mengangkat Tema: Sabara sabustak dalam organisasi yang memiliki value solid dalam penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul.

Ketua Panitia mubes IMA Tabagsel Yang Ke-Vlll Sofian Rambe Dalam Sambutannya Mengucapkan Terimakasih kepada Seluruh Komisariat yang hadir untuk mensukseskan acara ini ada 4 (empat )Komisariat yaitu UMSU, UIN, STIPAP dan UISU ujar Sofian Rambe.

Ketua umum terpilih ikatan mahasiswa Tapanuli bagian selatan Perantoan Rambe, S.H “berharap agar bersama-sama membesarkan dan menahkodai i organisasi IMA TABAGSEL dan menjadikan sebagai organisasi kekeluargaan yang menjalin erat silaturahim satu sama lain antar kaderisasi dengan mengedepankan persaudaraan serta nilai-nilai adat dan budaya Tabagsel”.

Musyawarah besar ini berlangsung aman dan tertib serta berhasil mengukuhkan Perantoan Rambe sebagai ketua umum IMA TABAGSEL hasil Mubes.

Penulis : Magrifatulloh .

Polsek Tamalate Amankan Jukir Resmi Yang Langgar Aturan

Makassar, Berita-Kita | Seorang Jukir di Jalan Metro Tanjung Bunga dilaporkan oleh korban ke Polsek Tamalate, Senin (15/07) kemarin. Hal itu dengan adanya pungutan tarif yang melebihi ketentuan.

“Dia melanggar aturan, Dimana idealnya di titik tersebut roda dua (Motor) hanya Rp 2.000, tetapi oleh pelaku meminta sebanyak Rp 5.000 sehingga korban merasa keberatan dan melaporkan,”kata Humas Perumda Parkir Makassar, Asrul B, Selasa, (16/07/2024) pagi tadi.

Menurutnya, saat itu Polsek Tamalate menyikapi aduan tersebut dan langsung mengamankan jukir yang dimaksud.

“Jukir kami di temani oleh Kolektor dan Korcam untuk dibuatkan surat pernyataan, agar tidak mengulangi lagi perbuatannya dan sampai saat ini jukir tersebut masih di amankan,”tegasnya.

Lebih jauh, lanjutnya, Perumda Parkir Makassar mendatangi Polsek Tamalate karena sebagai lembaga yang membawahi Jukir tersebut. Sebab Jukir resmi secara regulasi dari Perumda Parkir Makassar.

“Secara regulasi Jukir tersebut resmi akan tetapi tindakannya tetap tidak dibenarkan, karena meminta tarif jasa parkir di luar ketentuan, hal ini juga menjadi pelajaran untuk Jukir-jukir yang lain untuk bekerja secara profesional sesuai Aturan,”ungkapnya. (**)

Kapolsek Tallo Pimpin Penangkapan Pelaku Penganiayaan Pembusuran

Makassar, Berita-Kita | Anggota Resmob polsek tallo dan Tim Resmob polsek manggala di pimpin Kapolsek Tallo, Kompol Ismail S.E., M.M., Di dampingi kanit Res IPTU SAIFUL BASIR S.E di dampingi Paurmin Res IPDA TAMRIN, Panit Opsnal Ipda Haski Jaya Hasnun S.H., M.M., Dan Aiptu Muh. Tahir.

Melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku penganiyaan menggunakan panah/busur terhadap korbannya, (NA) pada Hari minggu Tanggal 14/07/2024 Sekira pukul 00:00 wita Jln. Rappokalling kel. Rappokalling Kec. Tallo kota Makassar.

Penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan Lp. LP / B / 147 / VII / 2024 / Restabes Mks / Sek. Tallo. Tim Opsnal polsek Tallo, yang menerima laporan tersebut melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas salah satu pelaku.

Tim Opsnal yang berhasil mengantongi identitas dan keberadaan pelaku, tim resmob Polsek tallo, di pimpin langsung oleh Kapolsek Tallo, Kompol Ismail S.E., M.M., di dampingi kanit Reskrim bergerak menuju lokasi tempat dimana pelaku berada.

Satu orang pelaku berhasil di amankan di rumahnya di jalan Biola Kijang Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala Kota Makassar. Setelah mengamankan satu orang pelaku anggota kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengantongi satu lagi identitas pelaku yang turut serta,

Tak butuh waktu lama berbekal informasi yang telah di peroleh dari pelaku yang di amankan sebelumnya tim berhasil mengamankan pelaku ke dua di rumahnya yang beralamat di jalan Laniang kelurahan Buntusu kecamatan Tamalanrea kota Makassar pelaku kemudian di gelandang ke mapolsek tallo, beserta barang buktinya.

Di waktu yang ber beda (4) orang pelaku yang turut serta dalam perkara tersebut mendatangi mapolsek Tallo, untuk menyerahkan diri,

Dari hasil pemeriksaan yang di lakukan oleh tim riksa pelaku mengakui perbuatannya

Lk. DIKI SUARDI mengatakan Bahwa benar dirinya Yang melakukan penganiayaan dengan cara mengarahkan anak panah busur ke arah Lk. ERMIN tetapi anak panah tersebut meleset dan mengenai korban Pr. NURUL

Di tempat yang sama,, Lk. DIKI SUARDI dan Lk. AHMAD IKSHAN yang ber boncengan menggunakan motor yamaha Mio M3 Warna merah menebas Lk. ERMIN menggunakan sebilah parang namun “lagi lagi” Lk. ERMIN berhasil menghalangi tebasan parang tersebut menggunakan bantal

Dari pengakuan pelaku terungkap bahwa motif di balik penganiyaan tersebut bermula pada saat, terjadi pertikaian antara Lk. Diki Suardi dan Lk. Ermin Di jalan Masjid Raya kecamatan bontoala, Kota Makassar. Dari pertikaian tersebut Lk Diki Suardi menaruh dendam dan memanggil rekannya untuk mengeroyok korban.

Diki Suardi, Muh. Fikri, Ahmad Ikshan, Andi Imran Als Nuge, Ardiansyah Alias Ardi, Iksan Ramadana Alias Wawan,

Selain mengamankan para pelaku, Diki Suardi, Muh. Fikri, Ahmad Ikshan, Andi Imran Als Nuge, Ardiansyah Alias Ardi, Iksan Ramadana Alias Wawan,

Aparat juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan Sepeda Motor merk Honda Genio warna Hitam ungu Nopol DD 3709 AJ, Yamaha Mio M3 warna hijau, Yamaha mio M3 warna merah.

Kendaraan roda dua ini yang di gunakan para pelaku pada saat di Tkp.

Sedangkan (1) Barang bukti lainnya berupa ketapel/pelontar panah/busur yang di gunakan Lk. DIKI SUARDI Membusur korban Telah di buang oleh Lk. AHMAD IKSHAN di Jln. Poros malino pada 14 juli 2024 Sekitar pukul 02:00 wita

Atas perbuatannya para pelaku kini mendekam di Sel Tahanan Polsek tallo, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (**)

Kejati Sulsel dan BPJS Kesehatan Teken MoU Penanganan Hukum Perdata & TUN

Makassar, Berita-Kita  | Kepala Kajaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim Bersama Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX Dr. Yessi Kumalasari, MPH. AAAK, menandatangani Perjanjian Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) dilanjutkan dengan forum koordinasi pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan BPJS Kesehatan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2024.

Hadir dalam penandatanganan Kerjasama tersebut dari pihak BPJS Kesehatan yaitu Kepala Cabang BPJS Makassar, Muh. Aras S.Si APt AAK, Asisten Deputi Bidang KML, Muh. Yusrizal, Asisten Deputi Bidang Perencanaan, Fianti, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Sulsel, Ardiles Saggaf, S.STP., M.Si. Plh. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Prov. Sulsel, Dr. Ir. H. Muhammad Arafah, S.T., M.T. Sedangkan dari pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dihadiri oleh Asisten Perdata dan TUN, Aswas, Asintel, KTU, Koordinator, Kasi dan Jaksa Pengacara Negara pada bidang datun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Kajati Sulsel Agus Salim menyampaikan bahwa Penandatanganan Perjanjian kerjasama ini adalah sebuah langkah strategi dalam memperkuat sinergi antara Lembaga penegak hukum dengan BPJS Kesehatan dalam rangka meningkatkan perlindungan hukum dan melindungi hak-hak tenaga kerja di Sulawesi Selatan. “Kerjasama ini diharapkan dapat mengoptimalkan forum koordinasi dan dialog guna menggalang solidaritas dan sinergi lintas sektoral guna mewujudkan terlaksanakannya kepatuhan pendaftaran dan pembayaran iuran Pemberi Kerja secara tepat jumlah dan tepat waktu yang dilakukan secara berkala.”

Kajati Sulsel Agus Salim menyampaikan bahwa perlunya dilakukan kegiatan koordinasi terkait peningkatan kepatuhan BPJS Kesehatan untuk melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Poin 24C yaitu “Meningkatkan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, dan pihak lain dalam melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan pelaksaan program Jaminan Kesehatan Nasional”, kemudian ditindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama (PKS) BPJS Kesehatan Dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Republik Indonesia tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) BPJS Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara Dan Maluku Dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Kajati Sulsel Agus Salim mengingatkan kepada pemberi kerja untuk taat dan patuh untuk menyelesaikan iuran BPJS Kesehatan sebab ada sanksi berupa administratif dan sanksi pidana. Sanksi administrasi diatur dalam Pasal 17 UU BPJS yang terdiri atas teguran tertulis, denda, dan tidak mendapat pelayanan publik tertentu. Sedangkan sanksi pidana sebagaimana yang diatur dalam UU No. 24 Tahun 2011 Pasal 55 bahwa “pemberi kerja yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 19 ayat (1) atau ayat (2) dipidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)” adapun ketentuan pasal 19 ayat (1) Pemberi Kerja wajib memungut iuran yang menjadi beban peserta dari pekerjanya dan menyetorkannya kepada BPJS, ayat (2) Pemberi kerja wajib membayar dan menyetor iuran yang menjadi tanggung jawabnya kepada BPJS.

Agus Salim juga berharap bahwa hubungan antara Kejaksaan Tinggi Sulsel dan BPJS Kesehatan akan semakin erat dan harmonis, mari kita bersama-sama bekerja keras, berkomitmen, dan bersinergi untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, aman dan Sejahtera bagi seluruh tenaga kerja di Wilayah Sulawesi Selatan.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX Dr. Yessi Kumalasari berjanji akan segera menindaklanjuti Perjanjian Nota Kesepahaman dengan mengeluarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk optimalisasi kepatuhan pemberi kerja dalam program kepesertaan BPJS Kesehatan. (Soetarmi/**)

Di Hadapan CGP Selayar, Sekdisdik Andi Ibrahim Sampaikan Tidak Boleh Lagi Ada Siswa Tinggal Kelas

Selayar, Berita-Kita  | Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulsel melaksanakan Lokakarya 3 bagi 56 calon guru penggerak (CGP), TK, SD, SMP, SMA, SMK dan SLB yang dilaksanakan di SMKN 1 Selayar, Jalan Pahlawan No 3, Benteng Utara, Kec Benteng, Kab Kepulauan Selayar, Sabtu (13/07/2024).

Turut hadir dalam Lokakarya 3 ini, Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Sulsel Dr Andi Ibrahim, S.Pd, M.Pd, Kepala Cabang Dinas (Kacabdisdik) Wilayah VI Selayar Usman, SPd, MPd, Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kab Selayar Iskandar, S.Pd, M.Pd, dan beberapa perwakilan dari BBGP Sulsel.

Sekdisdik A Ibrahim mengakui, kalau awal kehadiran kehadiran guru penggerak sangat terasa kurangnya daya dukung dari pemerintah setempat, namun saat ini mulai nampak dan terasa daya dukung dari pemerintah daerah.

“Seiring dengan berjalannya waktu, guru penggerak sekarang ini ‘nilai jualnya’ sudah mulai istimewa di ‘mata’ pemerintah daerah. Karena selain bisa menjadi kepala sekolah (Kepsek), juga bisa menjadi pengawas sekolah,” ungkap A Ibrahim yang saat ini masih menjadi Tim Teknis Guru Penggerak Sulsel ini.

A Ibrahim berharap kepada para guru penggerak, agar dalam melaksanakan proses belajar mengajar menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Gunakan model pembelajaran berdiferensiasi.

Pembelajaran berdiferensiasi, kata Andi Ibrahim, memakai teknik instruksional yang berbagai metode pengajaran untuk memenuhi kebutuhan individual setiap siswa sesuai kebutuhan mereka.

Kebutuhan itu, dapat berupa pengetahuan yang ada, gaya belajar, minat dan pemahaman terhadap mata pelajaran. Pada dasarnya, model pembelajaran inu memungkinkan setiap guru bertemu dan berinteraksi dengan siswa pada tingkat yang sebanding dengan tingkat pengetahuan mereka, dan selanjutnya menyiapkan preferensi belajar mereka (siswa).

A Ibrahim mengingatkan kepada seluruh 56 Calon Guru Penggerak, kalau sekarang ini tidak boleh lagi ada siswa yang tinggal kelas karena tidak ikut ujian karena malas atau alasan lainnya.

“Di sinilah tugas dan fungsi guru, harus berupaya dengan menggunakan berbagai strategi dan metode pembelajaran dengan melibatkan orang tua dan masyarakat agar anak tetap naik kelas, karena siswa yang duduk di depan itu belum tentu berhasil, bisa saja siswa yang duduk di belakang yang ‘tukang pukul’ yang berhasil,” jelas Sekdisdik A Ibrahim. (**)

Recent Posts