spot_imgspot_img
27 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaMetroTMMD ke-128 Resmi Dibuka, Bupati Jeneponto Dorong Program Bedah Rumah untuk Warga...

TMMD ke-128 Resmi Dibuka, Bupati Jeneponto Dorong Program Bedah Rumah untuk Warga Miskin

Berita-Kita.com | Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto bersama Kodim 1425/Jeneponto resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026, Rabu (22/4/2026).

Pembukaan berlangsung di Lapangan Babbala, Kelurahan Togo-Togo, Kecamatan Batang, dengan Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM. bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa beserta jajaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Program TMMD tahun ini mengusung tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa, yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan desa melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir menilai TMMD bukan sekadar agenda pembangunan fisik, melainkan juga bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Ia menyebut program tersebut memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama di daerah yang masih menghadapi persoalan infrastruktur dan kemiskinan.

“Kami berharap ke depan ada program rumah tidak layak huni yang dapat kita kerjasamakan dengan Kodim 1425 Jeneponto, sehingga program ini dapat berjalan optimal dan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jeneponto,” kata Paris.

Menurut dia, sinergi lintas sektor menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan daerah. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan dukungan seluruh pihak agar target penurunan angka kemiskinan dapat dicapai lebih efektif.

Sementara itu, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan fisik maupun nonfisik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“TMMD ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, melalui berbagai program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan TMMD ke-128 dipusatkan di Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke, dan akan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

Sebanyak sekitar 150 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya diterjunkan dalam program tersebut.

Pemerintah daerah berharap, melalui TMMD, pembangunan di wilayah pedesaan tidak hanya berjalan lebih cepat, tetapi juga mampu memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini masih berada dalam lingkaran kemiskinan.

(DL / NR)

spot_imgspot_img

latest articles

explore more