12 Tahun Penantian, Akhirnya Warga Barombong Menikmati Air Bersih PDAM Makassar

31

Makassar, Berita-Kita | Kebutuhan warga masyarakat terhadap pemenuhan air bersih, memang merupakan hal yang sangat urgen karena merupakan kebutuhan sehari-hari.

Begitupun yang dirasakan oleh warga Perumahan Tanjung Alya, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Setelah menunggu selama 12 tahun akhirnya mereka dapat menikmati air bersih dari Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar.

Ketua ORW 13, Kelurahan Barombong, Muhammad Irsan Latief mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Direksi PDAM Makassar beserta seluruh jajaran yang telah berjibaku sampai air dapat dinikmati.

“Ini merupakan anugerah yang harus disyukuri karena setelah 12 tahun penantian, baru direksi sekarang yang dapat memenuhi permintaan warganya untuk mendapatkan air bersih. Amal jariah ini Pak, karena semua masyarakat di kompleks mendoakan semua yang ada di PDAM semoga dilimpahkan amalan yang setimpal”, ucapnya.

See also  Beni Iskandar: PDAM Makassar Turunkan 153 Tim Baca Meter Pelanggan

Direktur Tehnik PDAM, Arifuddin Hamarung di damping Kepala Wilayah V Ari Rangkuti saat memimpin pemasangan di rumah pelanggan mengatakan, suplai air adalah penjabaran dari janji Wali Kota Makassar, yaitu “Semua Warga Makassar Harus dapat Air”.

“Jadi ada 10 Tim yang diterjunkan untuk memasang Sambungan dirumah warga yang sudah membayar dan diupayakan sampai besok semua sudah terpasang,” janjinya.

Sementara Pejabat Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Beni Iskandar menambahkan, programnya mengupayakan agar segala potensi penambahan jumlah pelanggan akan dimaksimalkan.

“Tugas kami adalah bagaimana agar pemerataan pelanggan di seluruh Makassar dapat tercapai. Tugas ini ada di pundak kami dan seluruh Karyawan harus sama mainset nya dalam memberi pelayanan, tidak membeda-bedakan,” lanjut Beni.

See also  Tanpa Kenal Lelah, Beni Iskandar Pantau Pengerjaan Kebocoran Pipa di Daeng Tata

Salah seorang warga yang juga Ketua ORT, Muh Tahir mengaku jika warganya lama menanti suplai air. Adapun proses pemasangannya, juga tidak lama.

“Sepertinya daerah kami dijadikan prioritas. Banyak sekali petugas tawwa yang datang jadi cepat selesai,” ungkap Tahir. (**)