spot_imgspot_img
32 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaMetroPemkab Jeneponto Bahas Inflasi hingga Persiapan Idul Adha 1447 H

Pemkab Jeneponto Bahas Inflasi hingga Persiapan Idul Adha 1447 H

Berita-Kita.com| Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto itu dipimpin langsung oleh Paris Yasir bersama Penjabat Sekretaris Daerah Aspa Muji serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Turut hadir dalam rakor tersebut Asisten I Setda Jeneponto Mustakbirin, Kepala Bappeda Alfian Afandy Syam, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Rapat koordinasi diawali dengan sambutan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, yang menyoroti pentingnya pendidikan antikorupsi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan penguatan pendidikan karakter dan budaya antikorupsi sejak dini di tengah masyarakat.

Selanjutnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, memaparkan pentingnya penguatan nilai integritas, kejujuran, dan pendidikan karakter sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berdaya saing.

Selain isu pendidikan dan tata kelola pemerintahan, rakor tersebut juga membahas langkah strategis pengendalian inflasi daerah melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok serta daya beli masyarakat.

Usai mengikuti rakor nasional, Pemerintah Kabupaten Jeneponto melanjutkan agenda internal dengan menggelar rapat persiapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Ruang Rapat Bupati Jeneponto.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Paris Yasir dan dihadiri jajaran OPD, unsur pemerintah daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Paris Yasir menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Idul Adha berjalan aman, tertib, dan khidmat.

“Momentum Idul Adha bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Paris Yasir.

Sementara itu, Aspa Muji memaparkan sejumlah kesiapan teknis pelaksanaan salat Idul Adha yang direncanakan dipusatkan pada 27 Mei 2026 di Stadion Mini Turatea.

Pembahasan rapat meliputi kesiapan lokasi pelaksanaan salat, pengaturan arus parkir, kebersihan kawasan, pengamanan, hingga koordinasi lintas OPD guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Selain itu, pemerintah daerah juga membahas persiapan pelaksanaan kurban, mulai dari pendataan hewan kurban, kesiapan lokasi penyembelihan, distribusi daging kurban kepada masyarakat, hingga pengawasan kesehatan hewan sesuai ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku.

Rapat ditutup dengan sesi diskusi bersama sebagai bagian dari upaya menyempurnakan seluruh rangkaian persiapan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah berlangsung tertib dan kondusif.

(Anr)

spot_imgspot_img

latest articles

explore more