Berita-Kita.com | Jeneponto – Sebanyak 927 Tim Pendamping Keluarga (TPK) mengikuti Apel Siaga yang dirangkaikan dengan Kick Off Implementasi GESIT Data Presisi (Gerakan Sistemik Integrasi Data Keluarga Risiko Stunting dan Stunting) di Lapangan Kantor Bupati Jeneponto, Senin (15/6/2026).
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM, dan dihadiri Ketua TP PKK Jeneponto Hj. Salmawati Paris, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Apel siaga juga diikuti 84 Penyuluh KB serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Jeneponto.
Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan setiap program pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara efektif.
Ia menegaskan, data yang akurat, valid, dan mutakhir merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan. Karena itu, GESIT Data Presisi diluncurkan untuk memperkuat integrasi data keluarga risiko stunting dan balita stunting agar intervensi pemerintah lebih tepat sasaran.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meluncurkan Gerakan Pengukuran Ulang Serentak Anak Balita Keluarga Risiko Stunting (KRS) dan Balita Stunting yang akan dilaksanakan pada 17–23 Juni 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Jeneponto, St.Meriam, menyebut implementasi GESIT Data Presisi menjadi langkah penting untuk menghadirkan data berkualitas sebagai dasar pengambilan keputusan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh stakeholder sebagai simbol sinergi dalam mendukung percepatan penurunan stunting menuju Jeneponto yang sehat dan bebas stunting.
(DL)




