Makassar, Berita-Kita | Dinas Pendidikan Kota Makassar yang nota bene adalah salah satu pengguna anggaran terbesar APBD Kota Makassar dalam menggaji tenaga keamanannya sangat jauh dari kata layak.

Sangat miris melihat penghasilan tenaga keamanan yang berjumlah 6 (enam) orang itu, dimana setiap orangnya hanya berpenghasilan sebesar Rp.1 juta perbulannya.

Salah satu tenaga keamanan yang tidak ingin disebut namanya saat dikonfirmasi memgatakan, selain hanya bergaji Rp.1 juta juga kami sudah tidak diberi lagi tunjangan makan sementara kami bertugas bergantian selama 24 jam.

Dengan gaji Rp.1 juta perbulan kami diwajibkan ship 1-1 yaitu satu hari bekerja selama 24 Jam dan satu hari libur selama 24 Jam dan tidak lagi mendapat jatah makan, meski dibulan Ramadhan ini tanpa ada kata libur.

Sekertaris Jendral Lsm Kompleks, Ruslan mengatakan, penggajian tenaga keamanan dan tenaga cleaning servis pada Dinas Pendidikan Kota Makassar dengan gaji Rp.1 juta dan Rp.750 ribu perbulan tanpa makan minum hal ini merupakan penggajian yang tidak manusiawi dan Walikota Makassar wajib hukum nya melakukan intervensi langsung guna mengatasi persoalan kemanusiaan ini, Rabu (28/04/2021).

Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amaliah Malik, SH dihubungi melalui sambungan whats app nya hungga berita ini diturunkan tidak memberi respon.

Demikian halnya Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba yang dihubungi melalui WA nya juga tidak memberi tanggapan.  (rr)

See also  Tes PPPK Guru Hari Pertama di SMKN 10 Makassar Berjalan Lancar