Makassar, Berita-Kita | Sorotan dari berbagai elemen masyarakat terkait pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Provinsi 2021 Kembali terjadi.

Kali ini, LSM PERAK dan L-KOMPLEKS mendesak penyelenggara PPDB 2021 tidak lagi mengakomodir kepentingan pihak tertentu, baik itu perorangan ataupun mengatasnamakan organisasi untuk menekan, baik itu sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yakni dengan cara memaksakan kehendak untuk memasukkan calonnya yang tidak lulus untuk wajib diterima pada sekolah yang mereka sendiri tentukan dan dengan jumlah siswa yang mereka ajukan dalam jumlah yang banyak.

Desakan tersebut berlandas dari pengalaman PPDB tahun sebelumnya yang ditemukan intervensi perorangan maupun organisasi yang kemudian berbuah akomodir dari pihak penyelenggara untuk meloloskan calon siswa yang tidak lulus untuk masuk ke dalam sekolah tertentu.

See also  Kembali Lsm Kompleks Mempertanyakan Anggaran Makan Minum Tenaga Pengamanan Disdik Makassar

Sekjen L-Kompleks Ruslan Rahman, yang pada PPDB Tahun sebelumnya banyak menemukan praktek intimidasi tersebut kembali menegaskan, bahwa wajib hukumnya pihak Sekolah atau Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan untuk tidak lagi mengakomodir apalagi ketakutan atas desakan atau ancaman pihak pihak tertentu untuk mengikuti kemauan oknum tertentu tersebut dengan mengatasnamakan apapun.

“Pihak Sekolah atau Disdik Sulsel jangan lagi lah kalian akomodir oknum yang mengintimidasi, toh jika masih juga mengakomodir hal hal seperti itu maka dengan terpaksa kami dan beberapa LSM akan membawa keranah hukum persoalan itu, sebab ini sudah dari tahun lalu kami temukan, Tegas Ruslan kepada media, Kamis, (17/06/2021).

Lanjut Adiarsa MJ, SH dan Ruslan Rahman meminta kepada para Kepala Sekolah atau Disdik Sulsel agar tidak segan-segan menolak oknum baik perorangan maupun mengatasnamakan organisasi yang memaksakan kepentingannya apalagi mengintimidasi untuk memasukkan calon siswa yang sudah tidak lolos pada penyaringan PPDB 2021, terkhusus yang membawa puluhan bahkan ratusan calon siswa yang gagal seleksi dengan dalih apapun.

See also  Kadis Ketahanan Pangan Jeneponto Salurkan Bantuan Beras Bagi Korban Banjir di Tarowang

“Stop lah menerima oknum perorangan atau mengatasnamakan organisasi untuk difasilitasi lolos dalam PPDB mari jalankan PPDB 2021 dengan jujur dan adil jangan lagi ada intimidasi apalagi kongkalikong, Ungkap Adiarsa LSM Perak.

Lebih lanjut Adiarsa dan Ruslan mengatakan akan terus memantau pelaksanaan PPDB 2021 ini dan siap mengambil langkah hukum bila diperlukan. (**)