Makassar, Berita-Kita | Rencana rotasi jabatan kepala sekolah menengah atas (SMA) di Sulawesi Selatan yang sedianya dilaksanakan pada Kamis (23/07/2020) Ditunda.

Penundaan tersebut dipertegas dengan beredarnya surat pemberitahuan resmi yang ditanda tangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Abdul Hayat yang akhirnya pelantikan tidak jadi dilaksanakan.

Mundurnya jadwal pelantikan membuat sejumlah pihak merasa heran. bahkan dari Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-KOMPLEKS) menduga jika pelantikan kepala sekolah SMA itu sarat kepentingan dan bukan semata-mata rotasi atau penyegaran.

“Di tengah pandemi, semua kegiatan dilaksanakan di rumah, justru tiba tiba saja ada agenda rotasi kepala sekolah yang entah apa kepentingannya trus ditunda lagi dengan waktu yang tidak jelas,” kata Ruslan Rahman selaku Sekretaris Jenderal L-Kompleks

See also  Angka Positif Covid-19 Menurun, Kota Palu Persiapkan Sekolah Tatap Muka

Lanjutnya, meski telah diundur, info pelantikan yang harusnya dilaksanakan Kamis 23 Juli ini sudah beredar diantara para kepala sekolah SMA Negeri di Sulsel dan kini ditunda membuat ini makin tidak jelas kapan pelaksanaannya dan bisa jadi manufer pergeseran Kasek ini menjadi ancaman psikis bagi para kasek.

Ini bisa jadi teror psikis bagi kepala sekolah karena awalnya mereka mengetahui akan ada pergeseran namun tiba tiba malah ditunda tanpa alasan dan waktu yang jelas, Jelas Ruslan.

Disisi lain, Pihak Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Bidang SMA Disdik Sulsel saat dikonfirmasi via Watsapp tidak bisa memberikan komentar apapun dan beralasan sedang menghadapi pendemo di Rujab Gubernur Sulsel.

See also  Dugaan Maladministrasi Pendirian SMAN 24 Makassar

“NO Koment ndi’, Saya lagi di rujab hadapi demo ndi”, Jawaban Watsapp Kabid SMA kepada Media. (**)

(**)