Pangkep, Berita-Kita | L-Kompleks (Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial) Kembali menjalankan fungsi kontrol masyarakat dengan mengkritisi kegiatan Dinas Penataan Ruang Pemerintah Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep)pada Proyek Pembangunan Gedung Assesment BKPSDM yang dilaksanakan oleh CV. Yasin yang mana dana nya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pangkep Tahun Anggaran 2021.

L-Kompleks yang diwakili oleh Sekjen DPP L-Kompleks, Ruslan Rahman yang ditemui di Warkop Ba-Ba, jalan Veteran Makassar mengatakan, tim investigasi L-Kompleks dalam pemantauannya menemukan adanya kegiatan Pembangunan Gedung Assesment BKPSDM oleh Dinas Penataan Ruang Kabupaten Pangkep yang diduga melanggar aturan.

Ruslan lanjut mengatakan, tim investigasi kami menemukan adanya dugaan Maladministrasi pada kegiatan proyek Pembangunan Gedung Assesment BKPSDM oleh Dinas Penataan Ruang Kabupaten Pangkep dan itu diduga bermuara dari penyalahgunaan jabatan yang dapat berakibat pada dugaan tindak pidana Korupsi.

See also  Ketua Lidik Pro Makassar Kecam Penertiban PK-5 Yang Tanpa Pemberitahuan dan Tebang Pilih

Lebih lanjut Ruslan mengatakan, selain dugaan Maladministrasi dan penyalahgunaan jabatan serta dugaan mark up anggaran pada proyek tersebut juga berpotensi pembangunannya tidak akan dapat diselesaikan pada akhir tahun ini, sehingga akan dapat menimbulkan masalah yang lain lagi.

Ruslan lanjut mengatakan, tin Investigasi L-Kompleks akan terus memantau kegiatan tersebut hingga pekerjaan rampung keseluruhan sesuai kontrak, namun bila ditemukan pelanggaran hukum berlanjut maka L-Kompleks akan segera melaporkan hal tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Pejabat Dinas Penataan Ruang Kabupaten Pangkep, yang di konfirmasi terkait hal tersebut menjawab bahwa yang bekompeten menjawab itu adalah PPK dan Pokja.

“Tabe yg berkompeten jawab PPK dan Pokja ,,” tulis pejabat tersebut. (**)