spot_imgspot_img
32 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaMetroGenjot Produksi Pangan, Pemkab Jeneponto Kunci Strategi Luas Tanam MT II 2026

Genjot Produksi Pangan, Pemkab Jeneponto Kunci Strategi Luas Tanam MT II 2026

Berita-Kita.com | Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto mulai mengunci strategi musim tanam kedua (MT II) Tahun 2026 melalui rapat penentuan luas tanam dan skema distribusi air irigasi. Rapat yang dipimpin Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, ini digelar di Ruang Rapat Bupati, Jumat (8/5/2026), sebagai upaya menjaga produktivitas pertanian di tengah tantangan ketersediaan air.

Langkah ini dinilai krusial mengingat sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Jeneponto. Pemerintah daerah berupaya memastikan kesiapan musim tanam tidak hanya dari sisi lahan, tetapi juga dari aspek pengelolaan sumber daya air yang selama ini menjadi faktor penentu keberhasilan panen.

Dalam arahannya, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa keberhasilan musim tanam sangat bergantung pada koordinasi lintas sektor. Ia meminta seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah hingga instansi teknis, memperkuat sinergi dalam menentukan pola tanam yang realistis dan berbasis ketersediaan air.

“Distribusi air harus dikelola secara tepat agar tidak terjadi ketimpangan di lapangan. Kalau ini bisa kita atur dengan baik, maka musim tanam akan berjalan optimal,” kata Paris.

Rapat tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Jeneponto Dr. Aspa Muji, Kepala Bappeda Dr. Alfian Afandy Syam, perwakilan BBWS Pompengan Jeneberang, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Perwakilan BBWS Pompengan Jeneberang, Pattajuddin, memaparkan rencana alokasi air tahunan untuk MT II 2026. Ia menjelaskan kondisi debit air terkini serta pola distribusi yang akan diterapkan, termasuk mekanisme pembagian air agar dapat menjangkau seluruh wilayah pertanian secara proporsional.

Diskusi dalam rapat berlangsung terbuka. Sejumlah peserta menyampaikan masukan terkait kondisi lapangan, mulai dari potensi kekurangan air hingga kebutuhan penyesuaian jadwal tanam di beberapa wilayah.

Melalui forum ini, pemerintah berharap tercapai kesepahaman bersama dalam pelaksanaan MT II 2026. Dengan perencanaan yang terukur dan kolaborasi yang kuat, Pemkab Jeneponto menargetkan produktivitas pertanian tetap stabil dan mampu menopang ketahanan pangan daerah.

(DL / Anr)
spot_imgspot_img

latest articles

explore more