spot_imgspot_img
25 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaPendidikanRombongan DPRD Lutim Kunjungan Kerja ke Dinas Pendidikan Sulsel

Rombongan DPRD Lutim Kunjungan Kerja ke Dinas Pendidikan Sulsel

Makassar, Berita-Kita | Rombongan Kerja DPRD Kabupaten Luwu Timur melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel dan diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel Dr Andi Ibrahim, S.Pd, M.Pd di Ruang Rapat Prof Dr Ahmad Amiruddin Lantai 2 Disdik Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea, Kota Makassar, Jumat (16/08/2024).

Rombongan Kerja DPRD Kabupaten Luwu Timur ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Muh Siddiq dan didampingi tiga anggota Komisi I yakni, Harisah, Rully Heryawan dan Suprianto serta tiga staf DPRD Lutim yaitu, Nurlianti, Fadhila, dan Muzakkar.

READ  Disdik Sulsel Laksanakan Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Yang ke-79

Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Luwu Timur ini membawa misi, melakukan koordinasi dan meneruskan aspirasi dari para guru honorer dan tenaga administrasi sekolah yang ada di Luwu Timur.

“Jadi adanya keluhan tenaga administrasi sekolah yang mempertanyakan kuota pengangkatan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak), ucap Muh. Siddiq.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel Dr Andi Ibrahim, S.Pd, M.Pd dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa semua itu ada solusinya dan berharap agar bersabar dan menunggu selesainya semua pengangkatan seluruh kuota guru PPPK, termasuk kuota tenaga teknis atau administrasi PPPK tahun 2024 ini.

READ  Disdik Sulsel Laksanakan Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Yang ke-79

“Jika sudah tuntas kuota pengangkatan guru dan tenaga administrasi PPPK Disdik Sulsel akan melakukan penataan dan pendistribusian ke sekolah-sekolah negeri sesuai kebutuhan dan sesuai zonasi tempat tinggalnya,” papar Andi Ibrahim.

Di hadapan Wakil Rakyat Lutim, Sekdisdik juga memberi kabar gembira.

“Insya Allah tahun 2024 ini, selain ada kuota penerimaan ribuan Guru PPPK, juga ada kuota PPPK untuk tenaga teknis atau adminitrasi sekira 2.000 an. Mudah-mudahan tenaga-tenaga teknis atau adminitrasi yang selama ini menjadi honorer di sekolah juga bisa ikut dan lolos mendaftar, sehingga kebutuhan tenaga teknis terpenuhi di sekolah,” harap Sekdisdik A Ibrahim. (**)

spot_imgspot_img

latest articles

explore more