Makassar, Berita-Kita | Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar, Muhyiddin, angkat bicara terkait keterlambatan pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022, Rabu (29/06/2022).
Mahyuddin mengatakan, keterlambatan pengumuman PPDB 2022 disebabkan oleh beberapa hal.
“Berdasarkan data aduan akun sampai tengah malam, mencapai 922 aduan dengan permasalahan terbanyak di detik-detik terakhir penutupan pendaftaran yaitu verifikasi dan validasi sekolah yang masih sangat tinggi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan, berdasarkan data yang masuk, di jenjang SD dari 14.874 pendaftar yang terverifikasi 14.422 sementara di jenjang SMP dari 12.482 Pendaftar yang terverifikasi 11.810.
“Jadi selisih verifikasi sekolah pada jenjang SD adalah 452 pendaftar dan untuk SMP 672 pendaftar,” katanya.
Sementara dalam kondisi pendaftar yang terverifikasi tidak valid, dapat mengadukan reset validasi dan reset pendaftaran.
“Jumlah aduan reset validasi mencapai 33,3% atau sejumlah 227 aduan, sedangkan reset pendaftaran mencapai 66,1% atau 450 aduan. Selebihnya adalah kesalahan penggunaan NIK yang hanya 0,6% atau 4 aduan. Hal ini menyebabkan penyelesaian segala proses tersebut memakan lebih banyak waktu,” ungkap Kepala dinas pendidikan Kota Makassar. (**)
sumber: makassar.rakyat.news




