Makassar, Berita-Kita | Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari belakangan, menyebabkan beberapa wilayah mengalami banjir. Diantaranya jalan A.P Pettarani dan sekitarannya.
Buntut dari banjir sepanjang ruas jalan ini menyebabkan lalu lintas nyaris lumpuh total. Tidak sedikit kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami mogok di tengah jalan, akibat volume air yang sudah mencapai lutut orang dewasa.
Salah satu warga yang terdampak banjir menjelaskan, sebelum pembangunan tol layang biasanya terjadi banjir meski dengan intensitas yang lebih rendah.
Kemudian banjir ini merupakan kejadian terparah setelah proses pengerjaan proyek tol layang telah rampung.
Warga menduga kejadian tersebut tidak hanya disebabkan curah hujan yang tinggi, namun serapan air di daerah tersebut sudah tertutupi atau tidak ada lagi.
Pasalnya selokan tempat penyaluran air di tutup pada saat proses pembangunan tol layang.
“Tahun inipa sudahna di kerja jembatan, waktuna tidak dikerja tidak, karena ini jalur air na tutupki,” kata P, Rabu (10/03/2021).
Dulunya, warga masih bisa menyelamatkan situasi agar tidak terjadi banjir parah dengan membersihkan selokan dari sampah yang menghambat jalur air.
“Sekarang sudah di tutup jadi tidak bisa diambil sampahnya.” tutupnya.
Perempuan parubaya yang bekerja sebagai penjual warung klontong ini mengeluhkan, jika banjir jarang ada pemasukan yang dia dapat. Dia mengharapkan ada solusi dari pihak pemerintahan, agar kejadian seperti ini dapat ditangani. (fhr)




