Tiga Organisasi Media Online Kembali Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis

0
45

Makassar, Berita-Kita | Tiga organisasi media Online yakni Pewarta Online Indonesia (POIN), Media Online Indonesia (MOI) serta Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) kembali bekerjasama menggelar pelatihan dasar jurnalistik secara gratis.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Hotel Hotel Bahagia Jl. Buru No.23-25 Makassar, Minggu, (26/07/2020). dengan mengangkat tema “Bersama sama Kita Ciptakan Jurnalis Profesional”.

Sekretaris Jenderal POIN, Ruslan Rahman menuturkan, ini kali kedua kami bekerjasama dengan dua organisasi media online yakni SEKAT-RI dan MOI guna menciptakan jurnalis jurnalis yang profesional yang betul-betul bisa disebut jurnalis/wartawan yang memang bisa menulis berita.

“Kami bekerjasama dengan harapan bisa menciptakan jurnalis yang betul-betul bisa menulis tidak sekedar wartawan yang punya id Pers saja tapi tidak bisa menulis” jelas Ruslan

“Dalam pelatihan ini kita sebagai pers punya fungsi untuk mengedukasi maksyarakat Bukan hanya membuat konten berita tetapi juga bagaimana melakukan verifikasi terhadap berita-berita hoax,” tambahnya.

Ruslan berharap Pelatihan Jurnalistik gratis seperti ini bisa menjadi kegiatan yang rutin dan bisa digelar di berbagai daerah atau tempat-tempat lain.

READ  TMMD Adalah Program Yang Menyatukan TNI Dengan Rakyat

“Mungkin bisa digelar di tempat lain supaya makin luas dan menjadi suatu gerakan edukasi teman teman jurnalis terutama untuk yang punya keinginan besar untuk terus belajar,” ujarnya.

Senada dengan ini, Ketua Umum SEKAT-RI, Muhammad Iqbal Salim menyampaikan, bahwa wartawan merupakan pekerja intelektual, membangun kreatifitas dalam dunia jurnalistik.

Peran wartawan sangat penting dalam mengawal pembangunan daerah. Oleh karena itu, wartawan dituntut untuk terus mengasah ilmu dengan mengikuti training, banyak membaca serta membangun komunikasi

“Kemampuan dalam berdialog di depan narasumber harus dikuasai oleh seorang jurnalis. Bahkan dalam mengelola hasil wawancaranya sesuai kunci 5W+1H + 2E + 1S yang kemudian dituangkan dalam berita,” ujarnya

Untuk itu, Iqbal menuturkan kembali bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada rekan-rekan jurnalis

“Melalui pelatihan ini diharapkan bisa memberikan pencerahan kepada peserta tentang cara menulis berita yang baik dan benar,” pungkasnya

Tugas utama jurnalis itu beritakan kebenaran, bukan menjadi penjilat penguasa, “Katakanlah kebenaran walaupun itu pahit” kata Iqbal mengakhiri. (**)