SLBN 1 Parepare Juara Umum O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2024

Makassar, Berita-Kita | Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Parepare meraih juara umum O2SN tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

SLBN 1 Parepare meraih juara setelah memperoleh juara 1 bulutangkis tunarungu untuk tingkat SMALB, juara 1 lari 100 m tunagrahita SMPLB/SMALB, juara 1 bocce tunagrahita putri SDLB, juara 2 balap kursi roda tunadaksa SMPLB/SMALB

Kepala UPT SLBN 1 Parepare Faisal Syarif, S.Pd.,M.Kes dalam keterangannya kepada media ini, Kamis (20/6/2024) menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang diraih oleh para siswanya.

“Tentu ini tak lepas dari kerja keras para teman guru dan juga dukungan orang tua siswa yang terus mensupport anak-anak mereka,” ungkapnya.

“Insyah Allah, prestasi yang kami raih hari ini akan kami pertahankan dan tentu berupaya akan terus ditingkatkan dengan kerja keras para pendidik dan orang tua siswa,” tandasnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SLB Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jl. Sungai Tangka  Makassar, Rabu (19/06/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut, para Asisten, Staf Ahli dan Pimpinan OPD Lingkup Pemprov Sulsel, juga hadir Kepala Dinas Pendidikan Sulsel yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Khusus Disdik Sulsel, Sary Diana Muallim, S.Sos.MM, Kepala Bidang SMK H. Hery Sumiharto, SE. M.Ed, Koordinator Pengawas (Korwas), Mustakim, S.Pd.M.Pd, pengawas bina SLB, para Kepala SLB, para pendamping dan peserta didik.

READ  Pj Gubernur Buka Kegiatan O2SN Jenjang SLB Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan dalam sambutannya menyampaikan penyelenggaraan kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini merupakan upaya sistematis untuk melakukan fondasi dan tradisi keunggulan di bidang olahraga bagi peserta didik.

Pendidikan tidak hanya menjadikan manusia yang cerdas tetapi juga menginginkan manusia yang tangguh, segar dan bugar, baik fisik maupun jiwanya. Menurutnya, keikutsertaan peserta didik dan guru juga dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka dapat saling mengenal dan memahami perbedaan satu sama lain yang akan menggugah kesadaran/ kebersamaan antara peserta didik maupun guru-guru SLB kita di Sulawesi Selatan.

Ia diharapkan ketika berlaga di tingkat nasional akan bersatu untuk menunjukkan supremasinya pada bidang olahraga.

Selain itu, dalam rangka mendukung Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) O2SN PDBK tingkat Nasional ke XVII Tahun 2024 merupakan salah satu peran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi guna memajukan olahraga Indonesia dalam kancah nasional dan internasional.

READ  Kadisdik Sulsel Buka Kegiatan LKS Tingkat Provinsi, Sebagai Ajang Pencarian Talenta

“Oleh karena itu saya minta kepada Kepala Bidang Pendidikan Khusus, Ketua MKKS SLB, dan Pengawas SLB serta para Kepala Sekolah SLB untuk mendorong, memotivasi dan memberikan semangat anak-anak berkebutuhan khusus kita dalam mengikuti kegiatan Lomba Olimpiade Olahraga Siswa nasional ini,” ujar Prof Zudan.

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) diikuti 48 orang Peserta Didik dari SLB Negeri dan Swasta se Sulawesi Selatan. Mereka merupakan juara pertama dan hasil seleksi mulai dari tingkat sekolah sampai seleksi tingkat Gugus atau wilayah.

Ketua Panitia pelaksanaan H. Iqbal Nadjamuddin,S.E yang diwakili Sary Diana Muallim.S.Sos.,M.M, menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Peserta Didik Berkebutuhan khusus (PDBK) Tahun 2024 adalah:

1. meningkatkan Kemampuan dan Keterampilan gerak peserta didik yang berkebutuhan khusus dalam bidang Olahraga sebagai bagian dari Pendidikan Jasman Olahraga dan Kesehatan melalui persaingan yang sehat dan sportif.
2. Meningkatkan motivasi, minat, bakat dan kecintaan peserta didik berkebutuhan khusus terhadap Olahraga.
3. Meningkatkan kesegaran Jasmani dan pembentukan kondisi fisik dan pembelajaran pendidikan jasmani adaptif peserta didik berkebutuhan khusus yang kuat.
4. Meningkatkan sikap toleransi, empati, kompetitif dan sportif peserta didik berkebutuhan khusus.
5. Melahirkan bibit-bibit olahragawan potensial yang dapat di banggakan di masa depan.
6. Menjalin solidaritas dan persahabatan antar peserta didik sekolah di Sulawesi Selatan.

READ  Kadisdik Sulsel Buka Kegiatan LKS Tingkat Provinsi, Sebagai Ajang Pencarian Talenta

Adapun Cabang Olahraga yang dipertandingkan: Cabang Atletik yang terdiri dari 4 Cabang Olahraga: 1. Balap kursi Roda putra, Jenjang Pendidikan SMPLB/SMALB Jenis Ketunaan, Tunadaksa 2. Lari 100 Meter Putra, Jenjang Pendidikan SMPLB/SMALB Jenis Ketunaan, Tunagrahita 3. Lompat Jauh Putri, Jenjang Pendidikan SMPLB/SMALB Jenis Ketunaan, Tunarungu 4. Lempar Turbo Putra, jenjang Pendidikan SDLB Jenis Ketunaan, Tunagrahita

Cabang olahraga Bulutangkis Tunggal Putra. Jenjang Pendidikan SMALB, jenis ketunaan tuna rungu.

Cabang olahraga Bocce, Tunggal Putri jenjang pendidikan SDLB Jenis ketunaan Down Syndrome.

Cabang olahraga catur, Putra/Putri jenjang Pendidikan SMPLB/SMALB Jenis Ketunaan Tunanetra.

Cabang olahraga Tennis Meja Tunggal Putra, Jenjang Pendidikan SMALB, Jenis Ketunaaan Tunagrahita.

Sementara kegiatan O2SN jenjang SLB di pusatkan di Sekolah Menengah Ke berbakatan Olahraga (SMANKO). (**)

 

 

sumber: nusantarainsight.com

Related Posts

Stay Connected

20,831FansSuka
3,868PengikutMengikuti
19,000PelangganBerlangganan
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Recent Stories