spot_imgspot_img
31 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaMetro MakassarPD Parkir Makassar RayaPD Parkir Makassar Sulap Kontainer Makassar Recover Jadi Kantor Operasional Losari

PD Parkir Makassar Sulap Kontainer Makassar Recover Jadi Kantor Operasional Losari

Berita-Kita.com | Makassar Kontainer bekas program Makassar Recover di kawasan Anjungan Pantai Losari yang sempat tidak terpakai kini dialihfungsikan menjadi kantor operasional Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perumda Parkir Makassar Raya.

Langkah itu dilakukan Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan aset daerah yang selama ini terbengkalai.

Kesepakatan pemanfaatan aset tersebut ditandai melalui penandatanganan perjanjian pinjam pakai antara Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, dan Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar, di Kantor Camat Ujung Pandang, Senin (9/3/2026).

Kontainer itu sebelumnya digunakan dalam program Makassar Recover serta aktivitas kemasyarakatan tingkat RT/RW. Namun belakangan fasilitas tersebut tidak lagi difungsikan secara maksimal.

Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar, mengatakan pemerintah kecamatan memilih memanfaatkan kembali aset tersebut untuk mendukung operasional sistem parkir digital di kawasan Pantai Losari.

“Daripada tidak dimanfaatkan, kami sepakat meminjamkan kontainer itu untuk kebutuhan operasional Perumda Parkir, khususnya penyimpanan server dan dokumen teknis,” kata Nanin, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, skema pinjam pakai berlaku selama satu tahun dengan ketentuan aset harus dikembalikan dalam kondisi sebagaimana saat dipinjamkan.

Bagi Perumda Parkir Makassar Raya, keberadaan fasilitas itu dinilai penting seiring penerapan sistem parkir berbasis digital di kawasan wisata Pantai Losari. Perangkat digital yang digunakan, termasuk server dan sistem pengendali parkir, disebut membutuhkan ruang penyimpanan yang aman dan stabil.

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan operasional parkir elektronik di kawasan publik dengan tingkat kunjungan tinggi memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai.

“Sistem parkir sekarang sudah digital. Perangkatnya sensitif sehingga perlu ruang khusus agar operasionalnya tetap aman dan tidak mudah terganggu,” ujarnya.

Menurut Adi, kontainer tersebut bukan hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan perangkat, tetapi juga menjadi pusat koordinasi teknis di lapangan. Keberadaan kantor operasional di area Losari diharapkan mempercepat penanganan gangguan teknis, terutama ketika kawasan dipadati pengunjung saat akhir pekan maupun event besar.

Ia mencontohkan gangguan pada dispenser gate atau sistem akses parkir yang selama ini kerap membutuhkan respons cepat dari teknisi di lapangan.

“Kalau teknisi standby di lokasi, penanganan kendala bisa lebih cepat sehingga pelayanan parkir tidak terganggu,” kata dia.

Pemkot Makassar berharap pemanfaatan ulang aset tersebut dapat mendukung penataan sistem parkir yang lebih tertib sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor perparkiran di kawasan strategis kota.

(Anr)

spot_imgspot_img

latest articles

explore more