Makassar, Berita-Kita | Proyek Pembangunan Ruang Laboratorium Kimia SMKN 5 Wajo, Pembangunan Ruang Perpustakaan SMKN 5 Wajo, Pembangunan Ruang Praktek Siswa SMKN 4 Wajo (Multimedia), Pembangunan Ruang Praktek Siswa SMKN 4 Wajo (agribisnis perikanan air payau dan laut) dengan pagu sebesar Rp. 2.447.000.000,00 yang dikerjakan oleh CV. Virgiawan Pratama dengan nilai kontrak sebesar Rp. 2.444.234.803,71 mendapat Kritikan tajam dan akan dilaporkan Lsm Kompleks (L-Kompleks).

L-Kompleks melalui Sekretaris Jendralnya, Ruslan Rahman yang ditemui di sekretariat L-Kompleks mengatakan bahwa diduga pembangunan Ruang Laboratorium Kimia SMKN 5 Wajo, Pembangunan Ruang Perpustakaan SMKN 5 Wajo melanggar hukum terkait kepemilikan lahan yang gunakan pada pembangunan tersebut, Rabu (13/10/2021).

Menurut Ruslan, diduga proses pengajuan permohonan bantuan untuk pembangunan Ruang Laboratorium Kimia SMKN 5 Wajo, Pembangunan Ruang Perpustakaan SMKN 5 Wajo penuh rekayasa, dimana dari temuan L-Kompleks ternyata kepemilikan lahan lokasi pembangunan pembangunan Ruang Laboratorium Kimia SMKN 5 Wajo, Pembangunan Ruang Perpustakaan SMKN 5 Wajo itu bukan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan) melainkan masih milik perseorangan (warga setempat).

See also  L-KONTAK : Anggota Dewan Jangan Seenaknya Mengatasnamakan Dana Aspirasi DPRD SULSEL Miliknya

Lebih lanjut Ruslan mengatakan, telah berupaya mengkonfirmasi Kepala Bidang Pembinaan Kejuruan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Dra. ANDI ERNAWATI, M.Pd. melalui What’s App (WA) terkait kebenaran temuan dari L-Kompleks, namun bukannya membalas konfirmasi tersebut malah memblokir WA dari saya.

Lanjut Ruslan, L-Kompleks secepatnya merampungkan Laporannya disertai bukti- bukti pendukung minimal untuk segera di laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) guna diproses sesuai hukum yang berlaku. (nn).