Sinjai, Berita-Kita | Kepala Kepolisian Resor Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai Ny. Dewi Iwan dan beberapa perwira serta pengurus bhayangkari menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al- Markas Al- Islami Darul Istiqamah, jalan bulu lohe, kelurahan balangnipa, kecamatan sinjai utara, kabupaten sinjai, dan disambut langsung oleh pimpinan pesantren Ustadz Fadlullah Marsuki.

Kegiatan tersebut dalam rangka mempererat hubungan tali silaturahmi dengan tokoh agama sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru. Dan pada kesempatan ini Kapolres Sinjai memberikan bantuan berupa sembako sebagai bentuk rasa sosial dan dukungan polres sinjai, kepada pengurus dan penghuni pondok pesantren, mengingat pesantren darul istiqamah mengasuh anak-anak yang menimba ilmu agama islam.

See also  Angka Positif Covid-19 Menurun, Kota Palu Persiapkan Sekolah Tatap Muka

Bantuan tersebut bersumber dari anggota Polres Sinjai sendiri, yang dikumpulkan setiap selesai apel pagi. Setiap anggota dengan sukarela menyisihkan rezekinya untuk mendukung Gerakan Empati Seribu Rupiah Polres Sinjai program Kapolres Sinjai.

Dengan gerakan Seribu Rupiah Polres Sinjai betul-betul bermanfaat. Hanya dengan mengumpulkan 1.000 Rupiah setiap harinya dengan pengadaan Kotak Amal, hasilnya bisa begitu berarti bagi orang yang betul-betul membutuhkan. Dan sedikit bisa terbantu dalam pemenuhan kebutuhan sehari harinya.

Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si mengatakan bahwa Ini sebagai bentuk ungkapan syukur kami dari Polres Sinjai terhadap rezki dari yang maha kuasa dengan berbagi seperti ini. Bantuan atau sedekah yang diberikan adalah hasil dari kegiatan berbagi seluruh personil Polres Sinjai dalam gerakan 1000 sehari, dimana anggota Polres rutin setelah apel menyisihkan rejekinya dan sebagai ladang beramal untuk membantu sesama yang membutuhkan.

See also  Dugaan Maladministrasi Pendirian SMAN 24 Makassar

“Dan kita percaya dengan berbagi rezki kepada sesama juga akan mendapat ganjaran yang lebih dari Tuhan,” tuturnya. (**)