Makassar, Berita-Kita | Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan,Prof Dr Muhammad Jufri, MSi, MPsi, Psikolog menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (PLT) kepada 4 SMA dan 1 SMK di Ruang Kerja Kadisdik Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea Makassar, Selasa (08/12/2020).

Hadir menyaksikan penyerahan SK Plt Kepala Sekolah (SMA dan SMK), Kepala Bidang Pembinaan SMA, H Sabri, SPd.MPd, Kepala Bidang Pembinaan SMK, Dra Hj Andi Ernawati, MPd, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Fitri Ari Utami, S.IP, MH, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Baharuddin Iskandar, SPd. MPd, Kepala Cabang Pendidikan Wilayah XI, Tien Suharti, SE, dan Kasubag Umum, Kepegawaian dan Hukum Disdik Sulsel, Firdausi Topuriti, SE.MM.

Kelima Pelaksana Tugas Kepala Sekolah, antara lain Hj Fasdhillah, SPd.MPd sebagai Plt Kepala SMAN 1 Makassar, Drs Markus, SPd sebagai Plt Kepala SMAN 3 Tana Toraja, Sakaria Do’alang, S.Sos sebagai Plt Kepala SMAN 13 Tana Toraja, Afrikaka B. Rombetasik, SPd sebagai Plt Kepala SMKN 3 Tana Toraja, dan Drs. Andi Tamrin, MPd sebagai Plt Kepala SMAN 9 Pinrang.

READ  Tony Iswandi Apresiasi KPK Atas Penangkapan Terduga Korupsi, Nurdin Abdullah

Kepala Dinas Pendidikan Prov Sulsel, Prof Jufri mengucapkan selamat kepada masing-masing penerima SK Plt. Penyerahan SK ini menurut mantan Dekan Fakultas Psikologi UNM ini sebagai moment sangat penting. Proses ini, katanya sebagai bagian dari penghormatan dari organisasi kita, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Prof Jufri mengharapkan amanah ini dapat diterima dengan baik, dengan ikhlas, gunakan kesempatan baik ini untuk memperlihatkan kinerja dan prestasi terbaik. Segera persiapkan sekolah masing-masing menghadapi pembelajaran tatap muka.

Tak hanya itu, Prof Jufri juga menekankan mereka yang menerima SK Plt untuk segera melakukan pembenahan, jalin komunikasi secara intern dengan para guru-guru, komunikasi secara eksternal dengan stakeholder pendidikan yang ada di sekitar sekolah. Dapat bekerja kompak, jadikan sekolah sebagai satu keluarga besar yang utuh, jangan ada blok di dalam pengelolaan sekolah.  (muasri/**)