Makassar, Berita-Kita | Sekdis Pendidikan Sulsel, H.Hery Sumiharto, S.E, M.Ed., menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Gerakan Athirah Menulis(Gema) yang digagas atas kerjasama Sekolah Islam Athirah pimpinan Syamril, S.T.M.Pd. dengan Gerakan Sayang Buku dan Ibu Suka Membaca Sulsel oleh Bachtiar Adnan Kusuma, S.Sos.M.M. Gerakan Athirah Menulis menjadi wujud nyata Sekolah Islam Athirah mendukung program Gerakan Literasi dan Numerasi di Sulawesi Selatan.” Kami memberi apresiasi yang tinggi kepada Sekolah Islam Athirah atas prakarsa dan kepeduliannya menyelenggarakan Pendidikan khusus Guru Menulis Buku sejak September 2021 hingga Januari 2022” papar Heri Sumiharto, Kamis (07/10/2021).

Menurut Hery, pihaknya sangat mendukung gagasan dan inisiatif Sekolah Islam Athirah memelopori Gerakan Literasi dan Numerasi bagi guru-guru dan siswa di Sulsel. Karena itu, Hery berharap dengan Gema Athirah yang melibatkan Tokoh Literasi Nasional yang juga Tim Pendamping Literasi Daerah Provinsi Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma sangatlah tepat dan strategis. Apalagi lanjut Hery Ketua Umum Tim Pendamping Literasi Daerah Provinsi Sulsel yang di SK Plt. Gubernur Sulsel dijabat Kadis Pendidikan Sulsel.

See also  Diskusi Lepas Konsep Program Satu Guru Satu Buku Bersama Kacabdis V Disdik Sulsel

Sementara itu, Humas TPLD Sulsel yang juga Mentor Utama GEMA Athirah, Bachtiar Adnan Kusuma, sepakat dengan panitia penyelenggara Sekolah Islam Athirah yaitu One Teacher One Book. “ Contoh awal sebelum dimulai Gema Athirah, Pak Direktur SIA Syamril menulis dan menerbitkan buku baru berjudul Mendidik Ala Membahagiakan” papar BAK.

BAK menurunkan Tim mentor di Gema Athirah adalah tokoh-tokoh penulis buku, budayawan dan akademisi, Yudhistira Sukatanya, Adi Wijaya, Prof. Dr. Hj. Kembong Daeng, M.Hum., Herman Lilo, Dr. Sumarlin Rengko, M.Hum., Upi Asmaradhana. Gema Athirah dipimpin langsung Kepala Humas SIA Mutmainnah, S.Pd.M.Pd. (**)