Makassar, Berita-Kita | Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) menggelar aksi unjuk rasa menolak TKA asal China di Bumi Anoa Sultra di Jl Ap. Pettarani, Selasa, (23/06/2020).

Anrias Ado selaku Jendral lapangan, dalam orasi ilmiahnya, menuntut “Menolak dengan tegas TKA asal China menginjakkan kaki di bumi Anoa Sulawesi Tenggara.

“Meminta kepada Pemerintah Pusat dan terkhusus Pemerintah Daerah untuk segera membatalkan izin TKA China bekerja di PT. VDNI dan PT. ISS.

Meminta kepada pemerintah daerah Sulawesi Tenggara agar lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal terkhusus warga pribumi Anoa.” Tegasnya dalam orasi.

Tak hanya itu, Pengunras juga menyandra kendaraan jenis Truk untuk dijadikan panggung orasi.

Sekira pukul 15.35 Wita, Pengunras kembali menyandra Truck Tronton untuk dijadikan panggung orasi kembali.

Sedikit diketahui dari hasil pantauan media, Aliansi Mahasiswa juga melakukan aksi unras menolak kedatagan TKA di perempatan Bandara Haluoleo Desa Ambepua Kec. Ranomeeto Kab. Konawe sekitar 150 orang, Rencana sekira pukul 17.30 Wita, 156 orang TKA Asal Cina akan tiba di Bandara Haluoleo Kendari menggunakan pesawat Lior Air JT 3771 (Pesawat Charter). (**)