Makassar, Berita-Kita | Seperti biasa, pada pukul 15.00 sore ratusan anak-anak komunitas perpustakaan lorong, kembali berkumpul di Lorong 7 Jl.Daeng Tata3 Parangtambung. Menariknya, orang tua para peserta belajar perpustakaan lorong ikut serta larut bersama pengelola dan relawan.

Misalnya saja, Sabtu 29/2 kegiatannya dimulai dengan baca dongeng pengantar untuk materi cita-citaku saat besar nanti, metode pengantarnya dengan buku cerita yang baru saja di sumbangkan oleh Alif Fathur Rahman S.Psi, lalu dilanjutkan pemberian materi untuk anak anak yang bisa membaca.

Mentor relawan perpustakaan lorong, Sasa yang juga alumni SMA 17, anak-anak diminta untuk menuliskan cita-cita mereka dan membacakannya di depan para peserta dipandu Zalsabila Hasianka dan untuk anak anak yang belum dapat membaca dan menulis diberikan kegiatan mewarnai di pandu oleh Sukma Ainul Fitri, Titin Reskiyana, Valda Febrianti Aulia yang merupakan relawan tetap dan di bantu oleh anggota psychograph Muhammad Rifqy Yusri, Muh. Hidayat Tri Saputra,Andi armelia fahri, A. Tiara , Alfiani Saputri, A. Miftahuljannah, Wahdah Islamiyah Ugibojo dan Ajeng revica ramadhani.

See also  L-Kompleks Siap Melaporkan Dugaan Pidana Korupsi dan Penyalahgunaan Jabatan Dan Wewenang di 7 Boarding School se Sulsel

Sabtu sore semakin menarik bagi anak-anak peserta perpustakaan lorong karena hadir Psychograph sendiri merupakan salah satu komunitas di Fakultas Psikologo UNM yang berkecimpung dalam dunia grafis dimana terdapat empat bidang yaitu fotografi, videografi, desain grafis dan public relation, psychograph sendiri di ketuai oleh Muhammad Rifqy Yusri mahasiswa psikologi angkatan 2015.

Sasa menguraikan, seusai materi teman-teman psychograph mengambil alih dan dilanjutkan games berupa games yang melatih fokus anak anak dan permainan ular naga.

“Perpustakaan lorong semakin seru dan membludak anak-anak hadir serta ibu-ibunya karena sistem pembelajarannya edukasi role ply”, kata penggagas Perpustakaan Lorong kota Makassar, Bachtiar Adnan Kusuma. (**)