APBD Sulteng 2022 Mengalami Defisit

151

Sulteng, Berita-Kita | Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2022 mengalami defisit sebesar Rp287 Milliar.

Meski telah disetujui APBD Sulteng Tahun 2022, yakni pendapatan daerah sebesar Rp 4,329 triliun lebih, dan belanja daerah sebesar Rp 4,616 lebih APBD Sulteng disebut mengalami defisit.

Defisit anggaran itu diungkap saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulteng bersama pemprov menyetujui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022, melalui rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD Sulteng, Selasa (30/11/2021).

Zainal M Daud selaku Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulteng menyampaikan, hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD antara Banggar bersama TAPD Sulteng defisit Rp 287 miliar lebih.

“APBD Sulteng Tahun 2022 yang telah disetujui, dan mengalami defisit sebesar Rp287 miliar lebih, pembiayaan daerah dengan penerimaan sebesar Rp287 miliar lebih dan pembiayaan neto sebesar Rp287 miliar lebih. Sedangkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun berkenan dinyatakan nihil, Jelas Zainal.

“Diharapkan kepada pemerintah daerah dan DPRD dapat saling berkoordinasi terkait kesepakatan yang telah dihasilkan, sehingga keputusan dari Badan Anggaran yang dilaporkan beserta lampirannya pada hari ini, merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dan menjadi komitmen antara pemerintah daerah dan DPRD, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan sesuai harapan kita bersama,” ujar Zainal.

Sementara itu Hadir mewakili Gubernur Sulteng, Sekretaris Provinsi Sulteng M Faisal Mang mengapresiasi seluruh proses dari pembahasan komisi sampai dengan pembahasan antara Banggar dan TAPD hingga sidang paripurna.

“Sekiranya ada hal-hal yang tidak berkenan selama proses pembahasan, melalui kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya,” kata Faisal. (andy)