Aksi Demo Tuntut Disdik Sulsel Pemerataan Pendidikan Pada Hardiknas 2024

Makassar, Berita-Kita | Tepat Hari Pendidikan 2 Mei Disambut Aksi Demo IPMIL di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan: Memperingati Hari Pendidikan pada 2 Mei.

Pada hari yang sama dengan peringatan Hari Pendidikan, Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Indonesia (IPMIL) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan,  Jalan Perintis Kemerdekaan KM 10, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan.

Meskipun awalnya terjadi ketegangan, aksi tersebut berakhir dengan aman setelah para peserta diterima di Gedung Guru Disdik Sulsel. Mereka diterima langsung oleh Kasubag Umum, Kepegawaian, dan Hukum Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Andi Fahruddin S, S.TP.,M.AP.

Dalam aksi tersebut, salah satu pembicara menyoroti kondisi beberapa sekolah SD dan SMP di Luwu Raya saat ini, serta meminta perhatian dari dinas pendidikan untuk memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah tersebut, terutama dalam hal kondisi bangunan yang dinilai memerlukan perhatian lebih.

Pembicara tersebut menegaskan bahwa kondisi ini merupakan sinyal serius yang harus mendapat perhatian pemerintah, khususnya terkait dengan pendidikan.
“Pemerintah harus memperhatikan pentingnya dukungan pada pendidikan saat ini. Banyak pendidik yang tidak memiliki jaminan sosial, hal ini menjadi hambatan serius bagi banyak siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar salah satu pembicara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa faktor ekonomi juga menjadi salah satu hambatan utama dalam akses pendidikan bagi banyak siswa. “Faktor ekonomi dan kondisi sistem masyarakat saat ini menjadi penyebab utama dari fenomena ini.

Pemerintah perlu segera bertindak untuk memastikan bahwa hak-hak tenaga pendidik terjamin dan siswa-siswa tidak terhambat dalam mengejar cita-cita pendidikan mereka,” tambahnya.

Aksi demo ini menandai dorongan dari para aktivis pendidikan untuk menuntut dukungan yang lebih baik dari Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan bagi pendidik dan akses pendidikan yang lebih adil bagi seluruh masyarakat, khususnya di daerah Luwu.

Diharapkan pemerintah dapat segera merespons tuntutan ini demi kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan.

Menanggapi beberapa poin penting dalam tuntutan aliansi IPMIL, diterima oleh Kasubag Umum, Kepegawaian, dan Hukum Disdik Sulsel, Dr. Andi Fachruddin,S.STP.,M.AP
menjelaskan kepada semua pihak, bahwa kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan hanya terbatas hanya pada SMA, SMK, SLB, atau sekolah sederajat.

Kordinasi terkait Sekolah SD dan SMP berada dalam kewenangan daerah kabupaten/kota. Meskipun begitu, semua tuntutan tetap dicatat sebagai catatan penting untuk ditindaklanjuti dan dikomunikasikan dengan pihak-pihak berwenag. Terkai bantuan Pendidikan Di didaerah luwu

Dr Andi Fahruddin lanjut bahwa sesuai kewenangan dinas pendidikan prov sulsel setiap tahun memberikan bantuan oada tingkat SMA,SMK,SLB didaerah itu diantaranya bantuan sarpras ke wilayah luwu raya dalam rangka pembamgunan, sarpras pendidikan sebagai bentuk kepedulian pemprov disemua daerah khususnya diwilayah luwu raya, jelas Andi Fahruddin. (MA/**)

Related Posts

Stay Connected

20,831FansSuka
3,868PengikutMengikuti
19,000PelangganBerlangganan
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Recent Stories