spot_imgspot_img
32 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaMetro MakassarPD Parkir Makassar RayaKonser TSM Picu Kemacetan, Perumda Parkir Siapkan Langkah Tekan Jukir Liar

Konser TSM Picu Kemacetan, Perumda Parkir Siapkan Langkah Tekan Jukir Liar

Makassar, Berita-Kita | Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto mengakui membludaknya penonton konser di pelataran parkiran TSM membuat pihaknya kewalahan dalam melakukan penataan kendaraan di kawasan Jalan Metro Tanjung, Kamis, 14 Mei.

Menurutnya, jumlah penonton yang hadir jauh melebihi perkiraan awal. Bahkan informasi yang diterima mencapai lebih dari 12 ribu orang sehingga kondisi di lapangan menjadi sangat padat.

“Memang kami juga kaget melihat partisipasi masyarakat yang ingin menonton konser di pelataran parkiran TSM sangat banyak. Informasinya penonton lebih dari 12 ribu orang. Bahkan ada yang sempat pingsan karena kekurangan oksigen,” ujarnya, Jumat, 15 Mei 2026.

Ia menjelaskan, fokus utama petugas parkir saat itu adalah mengurai kepadatan kendaraan di tepi Jalan Metro Tanjung agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Namun banyaknya kendaraan yang parkir di badan jalan membuat petugas kewalahan melakukan penataan.

Selain itu, Andi Ryan juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan area parkir resmi yang telah disediakan pihak mall.

Padahal berdasarkan koordinasi dengan pihak Trans Mall, lahan parkir di dalam gedung masih tersedia.

“Pihak Trans Mall bilang sebenarnya parkiran di dalam masih ada yang kosong, tetapi masyarakat kemungkinan tidak mau susah sehingga memilih parkir di luar walaupun tarifnya mahal dan dikelola jukir liar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, pada saat kegiatan berlangsung banyak bermunculan juru parkir liar yang tidak menggunakan ID card maupun rompi resmi dari Perumda Parkir Makassar.

“Kami menemukan banyak jukir liar tanpa atribut resmi. Ke depan kalau ada event dan kembali ditemukan jukir liar, kami akan melakukan penindakan dan penangkapan,” tegasnya.

Andi Ryan menilai kejadian tersebut menjadi pengalaman terbesar selama dirinya menjabat sebagai Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar.

Ia berharap seluruh event organizer di Kota Makassar ke depan dapat lebih tertib dalam melakukan koordinasi sebelum menggelar acara besar.

Pasalnya, setiap penyelenggara kegiatan wajib berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Perumda Parkir Makassar guna mempersiapkan lahan parkir dan pengaturan lalu lintas sebelum acara berlangsung.

“Event organizer wajib memiliki rekomendasi dari Perumda Parkir sebelum melaksanakan konser musik agar penataan kendaraan lebih maksimal dan tidak menimbulkan kemacetan,” tutupnya. (**)

spot_imgspot_img

latest articles

explore more