spot_imgspot_img
32 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaLaw & CrimeDugaan Korupsi Boarding School SMA Negeri Mulai Bergulir di Polda Sulsel

Dugaan Korupsi Boarding School SMA Negeri Mulai Bergulir di Polda Sulsel

Makassar, Berita-Kita | Laporan pengaduan dugaan korupsi pada program Boarding School SMA se Sulawesi Selatan yang diduga terjadi sejak 2017 hingga 2022 mulai ditindak lanjuti Polda Sulsel, Rabu (07/06/2023).

“Benar kami telah dimintai keterangan dan alat bukti untuk selanjutnya dapat diproses” Jelas Sekretaris Jenderal L-Kompleks, Ruslan Rahman.

Ruslan membeberkan jika dari 7 SMA Negeri Sulsel yang ada dalam laporan Lembaga Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks), proses pemeriksaan dimulai pada SMA 17 Makassar.

READ  L-Kompleks: Jangan Sampai PPDB 2023 Ini Akan Bernasib Layaknya PPDB 2022 Yang Masih Bergulir di Polda

“Dengan alat bukti yang ada maka Polda Sulsel memulai Proses pemeriksaan pada SMA Negeri 17 Makassar, dari 7 SMA Negeri yang melaksanakan Boarding School” Ungkap Ruslan.

Ruslan menegaskan pada program Boarding School yang dilaporkan ada dugaan Pungutan Liar yang mengarah ketindak pidana Korupsi serta Tindak Pidana Pengemplangan Pajak pada
Penerimaan Siswa Boarding School untuk SMA Negeri se Sulawesi Selatan yang terjadi diduga sejak tahun 2017 hingga 2022.

READ  L-Kompleks: Jangan Sampai PPDB 2023 Ini Akan Bernasib Layaknya PPDB 2022 Yang Masih Bergulir di Polda

” Dalam temuan kami, para orang tua Siswa yang anaknya dinyatakan lulus pada Program Boarding School diminta untuk membayar sebesar Rp.18.500.000 per siswa dan harus dilakukan melalui transfer Bank ke Bank BNI atas Nama –
Komite sekolah dan itu harus dilakukan sebelum proses pendaftaran ulang” Tegas Ruslan.

Untuk diketahui program Boarding School merupakan sistem sekolah berasrama. Siswa
tidak hanya datang ke sekolah untuk belajar namun juga tinggal di asrama yang terletak di lingkungan sekolah.

READ  L-Kompleks: Jangan Sampai PPDB 2023 Ini Akan Bernasib Layaknya PPDB 2022 Yang Masih Bergulir di Polda

Meski agak lambat, namun Ruslan mengapresiasi langkah Polda Sulsel yang mulai akan melakukan proses pelidikan atas laporan yang diadukan oleh L-Kompleks dan berharap agar secepatnya ditindak lanjuti sehingga mendapat keputusan hukum yang tetap. (ch)

spot_imgspot_img

latest articles

explore more