RSUD Haji Makassar Klarifikasi Terkait PBJ RSUD Haji Makassar

53

Makassar, Berita-Kita | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar Provinsi Sulawesi Selatan memberi konfirmasi terkait pemberitaan yang ditayangkan pada media ini dengan judul “L-Kompleks Segera Akan Laporkan Dugaan Kasus PBJ BLUD RSUD Haji Makassar ke APH” melalui pejabat pengadaannya (H. Salam) saat ditemui di ruangannya di lantai 3 RSUD Haji Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (19/05/2022).

Pejabat Pengadaan pada RSUD Haji Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (H. Salam) yang dikonfirmasi langsung mengatakan, pengadaan barang/jasa  yang menggunakan Dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada RSUD Haji Makassar Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan sudah sesuai aturan yang berlaku.

Salam menjelaskan bahwa pengadaan barang/jasa yang menggunakan dana BLUD pada RSUD Haji Makassar Provinsi Sulawesi Selatan  sudah sesuai aturan yang ada dan terbukti berdasarkan realisasi hasil pekerjaan yang telah kami laksanakan, kami mengikuti peraturan yang ada yakni Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah dan kami juga mengacu pada Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 4 tahun 2021 tentang pedoman pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah.

See also  L-Kompleks Segera Akan Laporkan Dugaan Kasus PBJ BLUD RSUD Haji Makassar ke APH

Hal senada juga diungkapkan oleh dr. Diamarni yang mengatakan bahwa RSUD Haji Makassar dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa telah mengikuti aturan yang ada dan proses pengadaan langsung pada RSUD Haji dilaksanakan dan direalisasikan dengan anggaran dibawah Rp.200 jt.