Indikasi Mark Up Proyek Pembangunan PLTS Rooftop 3 KW Kabupaten Kepulauan Selayar

    0
    39

    Makassar, Berita-Kita | Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rooftop, Spesifikasi : PLTS Rooftop 3 KW (Kab.Kepulauan Selayar) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan yang dikerjakan oleh CV. Karya Madani dengan anggaran sebesar Rp.179.883.000,- pada Desa Tamalanrea, Kecamatan Bonto Matene, Kabupaten Selayar, diduga sarat dengan muatan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

    Dugaan KKN sangat kental aromanya tercium dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang terindikasi kemahalan harga.

    Tim Monitoring Lsm Kompleks, Hasianto Parera yang ditemui di cafe Ba-Ba Jalan Veteran, Makassar mengatakan dugaan mark up harga pada Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rooftop, Spesifikasi : PLTS Rooftop 3 KW (Kab.Kepulauan Selayar) Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan terlihat dari uraian pekerjaan yang tertera di RAB, dimana Harga satuan untuk Panel Surya 250 Wp sebesar @ Rp.3.000.000,- (sebanyak 12 panel= Rp.72.000.000,-) dan anggaran Rumah Pembangkit sebesar Rp.15.000.000,- (untuk 1 Unit), Batteray Sistem untuk 3 Unit sebesar Rp.53.700.000,- Penangkal Petir seharga Rp.14.000.000,- dan Biaya Pengiriman sebesar Rp.9.000.000,-, Senin (10/01/2022).

    See also  Patroli Gabungan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Raksatama Berhasil Amankan Barbuk Ganja

    Lanjut Parera mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dilapangan ditemukan Pembangunan Rumah Pembangkit hanya menggunakan Spandek (baja Ringan)dan Panel Surya yang terpasang diduga hanya 9 unit.

    Untuk itu Parera mengatakan akan segera menindak lanjuti temuan ini dengan melaporkannya ke Aparat Penegak Hukum, agar segera diproses sesuai Hukum Yang berlaku.

    Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan yang dikonfirmasi Via What’s App terkait dugaan Mark Up pada Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rooftop, Spesifikasi : PLTS Rooftop 3 KW (Kab.Kepulauan Selayar), hingga berita ini ditayangkan belum merespon. (rr)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.