spot_imgspot_img
29 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaDemokrat Versi Moeldoko Gelar Konpers, Sindir Proyek Mangkrak di Hambalang

Demokrat Versi Moeldoko Gelar Konpers, Sindir Proyek Mangkrak di Hambalang

Jawa Barat, Berita-Kita | Partai Demokrat kubu Moeldoko CS versi Kongres Luar Biasa (KLB) menggelar konferensi pers meski di tengah guyuran hujan area proyek mangkrak di Hambalang Sport Center, Bogor, Jawa Barat.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat HM Damrizal saat konpers yang disiarkan secara langsung di channel YouTube Kompas TV.

Perihal lokasi dianggap memiliki catatan sejarah tenggelamnnya Partai Demokrat, setelah slogan kebanggaan ‘katakan tidak pada korupsi.’

“Tempat ini sungguh menjadi catatan sejarah. Kita berhujan-hujan di sini, kita berangin-angin di sini, tapi yakinlah di tempat ini tenggelamnya Partai Demokrat setelah katakan tidak pada korupsi,” kata Damrizal, Kamis (25/03/2021).

READ  Tindak Lanjuti SE Walikota, Beni Iskandar Sosialisasikan Ojol ke Karyawan PDAM Makassar

Darmizal penggagas KLB ini turut menyindir, tentang seseorang yang berada di puncak tapi tidak pernah mendaki, tidak pernah tahu jalan untuk turun. Alhasil sang Pepo menjadi petunjuk arah.

“Ada yang sudah di puncak tapi tidak pernah mendaki, sehingga tidak pernah tahu jalan turun dan terpaksa Pepo yang mengantarkan perbaikan di bawah. Karena hanya Pepo yang tahu jalan turun,” sindir Darmizal.

Pepo merupakan panggilan dari keluarga untuk Susilo Bambang Yudhoyono selaku eks Ketum Demokrat.

READ  Tindak Lanjuti SE Walikota, Beni Iskandar Sosialisasikan Ojol ke Karyawan PDAM Makassar

“Di sini Hambalang masih banyak sisa-sisa yang kami minta kepada pemerintah. Bahwa kebenaran mesti tegak walau langit akan runtuh. Hukum harus tegak di negara kita Indonesia sebagai panglima tertinggi,” tambahnya.

Mengulik cerita dibalik mangkraknya proyek hambalang, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat versi KLB Max Sopacua menilai kasus korupsi Hambalang menyebabkan elektabilitas Partai Demokrat merosot. Dari sekitar 20,4 persen, langsung terjun hingga ke 7,3 persen.

“Kenapa kami bikin konpers di Hambalang? Hujan kok, naik turun akan susah, tapi kami nekat karena kami tahu ini adalah bagian integral dari sejarah yang menentukan bagaimana Partai Demokrat itu. Mulai pelan-pelan turun dari 20,4 persen jadi 10,2 persen dan 7,3 persen,” kata Max.

READ  Tindak Lanjuti SE Walikota, Beni Iskandar Sosialisasikan Ojol ke Karyawan PDAM Makassar

Sementara jubir Partai, M Rahmad, menambahkan konferensi pers diadakan untuk mengingat kembali, kudeta SBY kepada Anas Urbaningrum, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum.

“Di belakang kita dan di samping kanan saya. Kita saksikan proyek pembangunan Hambalang yang hampir menjadi Candi Hambalang. Di Bukit Hambalang inilah sejarah awal Pak SBY melakukan kudeta merangkak kepada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum 7 tahun yang lalu,” tutup Rahmad.

spot_imgspot_img

latest articles

explore more