spot_imgspot_img
23 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaEntrepreneursARA Lantik Bupati IBAS sebagai Ketua IOF Luwu Timur, Dorong Pengembangan Wisata...

ARA Lantik Bupati IBAS sebagai Ketua IOF Luwu Timur, Dorong Pengembangan Wisata Off-Road dan Penguatan Misi Kemanusiaan

Luwu Timur, Berita-Kita | Ketua Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengurus Daerah Sulawesi Selatan, Adi Rasyid Ali (ARA), secara resmi melantik Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ibas), sebagai Ketua IOF Pengurus Cabang Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di lapangan Batara Guru,Malili luwu timur
,Sabtu (17/10/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi IOF sekaligus mendorong pengembangan olahraga otomotif, khususnya off-road, potensi wisata petualangan, serta memperluas peran sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Luwu Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., serta segenap jajaran pengurus harian IOF Pengda Sulawesi Selatan, termasuk Ketua Harian dan Bendahara Umum IOF Pengda Sulsel, H. Badris Salam, SE, yang juga menjabat sebagai Ketua Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan jajaran pengurus IOF tersebut mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen dalam membangun sinergi lintas sektor untuk mendukung pengembangan olahraga otomotif dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Adi Rasyid Ali menyampaikan apresiasi atas kesediaan dan komitmen Bupati Luwu Timur untuk memimpin organisasi IOF di daerahnya.

Menurut ARA, keterlibatan kepala daerah dalam kepengurusan IOF merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara organisasi olahraga otomotif dan pemerintah daerah, sekaligus membuka peluang pengembangan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan pelantikan Bapak Irwan Bachri Syam sebagai Ketua IOF Kabupaten Luwu Timur. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian serta dukungan beliau terhadap perkembangan olahraga off-road, khususnya di Kabupaten Luwu Timur,” ujar ARA.

ARA mengungkapkan bahwa sejumlah bupati di Sulawesi Selatan juga telah mengambil peran sebagai ketua IOF di kabupaten masing-masing. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga otomotif, wisata petualangan, serta kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Irwan Bachri Syam yang akrab disapa Ibas, IOF Luwu Timur akan semakin berkembang dan mampu menghadirkan berbagai kegiatan off-road berskala regional hingga nasional.

“Kami yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Ibas, IOF Luwu Timur akan semakin maju dan berkembang. Apalagi beliau memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung berbagai kegiatan off-road di daerahnya,” ungkap ARA.

Bupati Ibas Siap Jadikan Luwu Timur Tuan Rumah Event Off-Road

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam sambutannya menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program IOF, termasuk menjadikan Kabupaten Luwu Timur sebagai tuan rumah penyelenggaraan event off-road di Sulawesi Selatan.

Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari jajaran pengurus IOF Pengda Sulsel, mengingat Kabupaten Luwu Timur memiliki potensi geografis dan kekayaan alam yang sangat mendukung pengembangan olahraga otomotif berbasis petualangan.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Jelajah Tiga Danau, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agenda unggulan olahraga off-road sekaligus sarana promosi wisata daerah.

ARA menilai, dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, kegiatan Jelajah Tiga Danau dapat menjadi event tahunan yang mampu menarik partisipasi komunitas off-road dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Saya yakin program Jelajah Tiga Danau dapat menjadi salah satu event unggulan Kabupaten Luwu Timur. Insyaallah, dengan dukungan Bapak Bupati, kegiatan ini dapat kita kembangkan menjadi event berskala nasional yang menghadirkan para off-roader dari berbagai daerah,” jelas ARA.

Menurutnya, kegiatan off-road bukan sekadar ajang menyalurkan hobi dan olahraga otomotif, melainkan juga memiliki nilai strategis dalam mendukung promosi pariwisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta memperkenalkan potensi alam daerah kepada masyarakat luas.

Melalui penyelenggaraan event yang terencana dan berkelanjutan, ARA berharap kegiatan off-road dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perhotelan, kuliner, transportasi, serta berbagai usaha pendukung pariwisata.

IOF Tidak Hanya Bergerak di Bidang Otomotif, tetapi Juga Aktif dalam Misi Kemanusiaan

Dalam kesempatan tersebut, ARA juga menegaskan bahwa keberadaan Indonesia Off-Road Federation tidak hanya berorientasi pada pengembangan olahraga otomotif dan kegiatan petualangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat, khususnya ketika menghadapi situasi darurat dan bencana alam.

Menurutnya, komunitas off-road memiliki kemampuan serta dukungan kendaraan khusus yang dapat dimanfaatkan untuk menjangkau wilayah dengan kondisi medan sulit, termasuk daerah yang terisolasi akibat bencana.

ARA mengungkapkan bahwa keterlibatan IOF dalam berbagai kegiatan kemanusiaan telah menjadi bagian dari semangat pengabdian organisasi, termasuk dalam misi kemanusiaan saat terjadinya bencana di Palu, Luwu, dan sejumlah wilayah lainnya di Sulawesi.

Dalam berbagai situasi kebencanaan, kemampuan kendaraan off-road menjadi salah satu potensi penting untuk mendukung mobilisasi bantuan logistik, menjangkau masyarakat terdampak, serta membantu akses menuju lokasi yang sulit dilalui kendaraan biasa.

“IOF bukan hanya organisasi yang bergerak di bidang olahraga otomotif atau sekadar menyalurkan hobi off-road. Lebih dari itu, IOF memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana alam. Semangat kemanusiaan dan kebersamaan inilah yang terus kita bangun dalam organisasi,” tegas ARA.

Ia menambahkan bahwa pengalaman keterlibatan komunitas off-road dalam berbagai misi kemanusiaan menjadi bukti bahwa kemampuan dan keterampilan para off-roader dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Oleh karena itu, ARA berharap kepengurusan IOF Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam juga dapat mengembangkan program sosial dan kemanusiaan, termasuk memperkuat kesiapsiagaan serta membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, BPBD, dan unsur terkait lainnya dalam mendukung penanganan bencana.

“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kita berharap IOF dapat hadir dan mengambil peran. Kendaraan dan kemampuan yang kita miliki bukan hanya digunakan untuk kegiatan petualangan, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi sesama, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana,” tambahnya.

ARA menegaskan bahwa semangat solidaritas, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap program dan kegiatan IOF, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Perkuat Sinergi IOF, Pemerintah Daerah, dan Kepolisian

Pelantikan Irwan Bachri Syam sebagai Ketua IOF Kabupaten Luwu Timur sekaligus menegaskan komitmen IOF Pengda Sulawesi Selatan dalam memperluas jaringan organisasi serta membangun kolaborasi bersama pemerintah kabupaten dan kota.

Kehadiran Kapolres Luwu Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., dalam kegiatan pelantikan tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara IOF dan unsur kepolisian, khususnya dalam mendukung kegiatan otomotif yang aman, tertib, serta memiliki manfaat sosial bagi masyarakat.

ARA menilai bahwa sinergi antara IOF, pemerintah daerah, dan aparat keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan berbagai kegiatan off-road, baik yang bersifat olahraga, wisata petualangan, maupun kegiatan sosial kemanusiaan.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama dalam mendukung mobilisasi kendaraan khusus menuju wilayah yang sulit dijangkau.

Kehadiran jajaran pengurus IOF Pengda Sulsel, termasuk Ketua Harian dan Bendahara Umum H. Badris Salam, yang juga merupakan Ketua REI Sulawesi Selatan, semakin mempertegas dukungan organisasi terhadap penguatan kepengurusan IOF di Kabupaten Luwu Timur.

ARA berharap kepemimpinan Ibas mampu membawa semangat baru bagi komunitas off-road di Luwu Timur, sekaligus menjadikan organisasi IOF sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan kegiatan olahraga, pariwisata, sosial, kemanusiaan, dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, pengembangan organisasi IOF ke depan harus diarahkan pada kegiatan yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Irwan Bachri Syam atas dukungan dan perhatiannya terhadap IOF. Insyaallah, dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kita dapat menghadirkan berbagai event off-road yang membanggakan, sekaligus memperkuat peran IOF dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” tutup ARA.

Dengan dilantiknya Irwan Bachri Syam sebagai Ketua IOF Kabupaten Luwu Timur, diharapkan daerah yang dikenal memiliki kekayaan alam dan potensi wisata petualangan tersebut semakin berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan kegiatan off-road di Sulawesi Selatan, bahkan di tingkat nasional.

Lebih dari itu, kepengurusan IOF Luwu Timur diharapkan mampu menjadi wadah yang mempererat persaudaraan antar-off-roader, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat semangat solidaritas dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebab, semangat sejati seorang off-roader bukan hanya tentang kemampuan menaklukkan medan yang sulit, tetapi juga tentang keberanian, kepedulian, dan kesediaan untuk hadir membantu sesama ketika dibutuhkan.

Salam Off-Road! Go, Go, Go!

spot_imgspot_img

latest articles

explore more