Makassar, Berita-Kita | Aksi demonstrasi Dewan Pimpinan Provinsi Lembaga Besar Aliansi Mahasiswa & Pemuda Sulawesi Selatan (LB-AMP SUL-SEL) pada Dinas Pendidikan Kota Makassar, Senin (05/10/2020).

Aksi ini menuntut Dinas Pendidikan Kota Makassar agar mengusut tuntas Dugaan tindak pidana korupsi terkait pekerjaan pemagaran halaman sekolah, rehabilitasi sekolah, pembangunan RKB, penataan halaman sekolah pada dinas pendidikan kota Makassar tahun anggaran 2019.

Dalam orasinya LB-AMP SUL-SEL menyatakan sikap dan menuntut:

1. Meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar bertanggungjawab secara hukum terkait proyek pekerjaan pemagaran halaman sekolah, rehabilitasi sekolah, pembangunan RKB, penataan halaman sekolah pada dinas pendidikan kota Makassar tahun anggaran 2019 yang terindikasi tindak pidana korupsi.

2. Meminta kepada Walikota Makassar untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar dari jabatannya.

READ  L-Kompleks Siap Melaporkan Proyek Pembangunan Infrastruktur Dinas PUPR Jeneponto ke APH

3. Mendesak Kejati Sulsel dan Kapolda Sulsel untuk melakukan penyelidikan terkait pekerjaan pemagaran halaman sekolah, rehabilitasi sekolah, pembangunan RKB, penataan halaman sekolah pada dinas pendidikan kota Makassar tahun anggaran 2019 terindikasi tindak pidana korupsi dan merugikan keuangan negara.

Para pengunjuk rasa ditemui oleh staf dinas pendidikan untuk melakukan negosiasi terkait apakah akan ditemui oleh pejabat Disdik atau perwakilan Disdik.

Sementara para demonstrasi hanya mengharapkan agar pejabat Disdik untuk menjelaskan secara langsung dihadapan para pengunjuk rasa tanpa harus membicarakan didalam ruangan.

Aksi akhirnya berakhir usai disepakati untuk dinas pendidikan agar memverifikasi tuntutan para demonstran melalui surat ke sekretariat LB-AMP SUL-SEL secara resmi.

Demonstrasi ini dikawal oleh Kepolisian Sektor Panakkukang yang dipimpin langsung Iptu Winarno.

READ  L-Kompleks Siap Melaporkan Proyek Pembangunan Infrastruktur Dinas PUPR Jeneponto ke APH

Saat berita ini ditayangkan demonstrasi masih berlanjut. (rr)