spot_imgspot_img
28 C
Makassar
spot_imgspot_img
BerandaRegional GovernmentKasus Dugaan Penipuan dengan Mencatut Nama 01 Dikjar Sigi Mulai Diproses Polisi

Kasus Dugaan Penipuan dengan Mencatut Nama 01 Dikjar Sigi Mulai Diproses Polisi

Sigi-Sulteng, Berita-Kita | Kasus dugaan penipuan dengan modus mengaku sebagai keluarga pejabat di kalangan instansi Dinas Pendidikan (Dikjar) Kabupaten Sigi mulai diproses polisi, Jum’at (03/06/2022).

Oknum yang diduga melakukan penipuan berinisial DA mengaku sebagai pemilik salah satu perusahaan dan juga keluarga dekat Kepala Dikjar Sigi.

Nama Kepala Dikjar Sigi Anwar, S.Sos, MM. dicatut oleh oknum pelaku dengan modus meminta sejumlah uang kepada investor untuk biaya Intertaint Kepala Dinas dan biaya modal untuk salah satu pekerjaan yang juga dicatut oleh pelaku dengan menjanjikan akan memberikan Fee atas Uang yang diberikan oleh investor.

READ  Tersangka Korupsi Ex Bendahara DPRD Akhirnya Ditahan di Rutan Kelas II Jeneponto

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi Anwar, S. Sos, MM saat di hubungi via Watsapp tlp memberikan Klarifikasi jika DA bukan keluarga atau kerabatnya dan tidak membenarkan soal permintaan uang atas nama dirinya.

“oh kalau kenal Iya, kalau istrinya yang bersangkutan kerabat bukan keluarga dan demi Allah saya tidak ada minta uang saya tidak suka yang begitu-begitu” jelas Kadis.

Sementara itu korban saat dikonfirmasi media menjelaskan bahwa telah memberikan sejumlah uang secara transfer kepada pelaku DA yang awal pemberian uang diberikan dengan alasan memenuhi permintaan pelaku untuk memberikan uang Intertaint yang menurut pelaku diminta oleh kepala dinas.

READ  Tersangka Korupsi Ex Bendahara DPRD Akhirnya Ditahan di Rutan Kelas II Jeneponto

“Kita berikan uang pertama 5 juta yang katanya itu kebutuhan Intertaint 01 Dikjar (Kepala Dinas Sigi)”, singkat korban.

“Awal mulanya pelaku mendatangi korban untuk menawarkan kerjasama investasi modal kerja untuk pekerjaan di beberapa sekolah kabupaten Sigi yang dimiliki perusahaan yang dia akui sebagai perusahaan punya dia dan mengaku sebagai keluarga dari kepala dinas pendidikan sehingga kita percaya dan mau memberikan uang yang diminta pelaku hingga puluhan juta”, tambah korban.

READ  Tersangka Korupsi Ex Bendahara DPRD Akhirnya Ditahan di Rutan Kelas II Jeneponto

Korban baru menyadari telah ditipu setelah pihak perusahaan yang diakui milik pelaku menyurati korban secara resmi dan menegaskan bahwa pelaku bukan pemilik perusahaan dan bukan bagian dari perusahaan dengan menyertakan bukti dokumen perusahaan kepada korban.

“Kita baru sadar sudah kena tipu sehabis terima surat dari perusahaan yang di cap oleh DA sebagai perusahaannya dan kita semakin kaget setelah ditemui langsung pemilik perusahaan yang sebenarnya”, tutup korban. (rr)

spot_imgspot_img

latest articles

explore more