Makassar, Berita-Kita | Berdasarkan isu yang beredar luas dan menjadi perbincangan publik bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, akan masuk dalam kepengurusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hal tersebut menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

“Akan ada gelombang besar untuk memprotes, jika Ahok jadi masuk ke BUMN,” kata Wara, selaku Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Pemantau Pelanggaran Hukum (PMP2H) Sulsel .

Untuk menghindari polemik yang berkepanjangan, Wara mendesak, agar kasus dugaan korupsi yang menyeret Ahok, yakni persoalan Sumber Waras harus diselesaikan terlebih dahulu.

“Isu korupsi harus diselesaikan dengan tuntas, kalau tidak akan jadi memberikan kesempatan ke calon koruptor untuk jadi petinggi BUMN,” tandas Wara.

Selain itu, Ketua Komite Merah Putih Indonesia (KMPI) Sulsel, Wahyu Pandawa, mengatakan bahwa Ahok tidak pantas lantaran pernah menjadi Narapidana kasus penistaan agama.

“Olehnya itu, kami tidak butuh narasi dari pihak manapun yang sifatnya melindungi Ahok,” tutup Wahyu sapaan akrabnya. (**)