Makassar, Berita-Kita | Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (DPP L-KOMPLEKS) menduga ada indikasi praktek “main mata” Plt Kadisdik Sulsel dengan Ketua Forum Orangtua Murid pasca selesainya proses PPDB Online terlaksana.

Sekretaris Jenderal L-Kompleks mengemukakan adanya dugaan penambahan siswa baru yang tidak lolos melalui PPDB Online yang difasilitasi oleh forum orangtua murid yang diketua Herman Hafid.

“Indikasi ini kami temukan setelah ada laporan pengaduan masuk ke L-Kompleks, dan yang kami amati ada pergerakan yang aneh, dari ketua forum ini yang tadinya mendemo Gubernur Sulsel dan Plt Kadisdik Sulsel justru bertemu semeja dengan Plt,” Ungkap Ruslan, Kepada media, Rabu, (29/07/2020).

Dia mengungkapkan, berdasarkan foto yang diperoleh, terlihat Herman Hafid bersama Plt Kadisdik Pendidikan Sulsel dan ditemani Mirdan yang diketahui selaku Kasek SMA 20 Makassar melakukan pertemuan usai Forum Orangtua Murid melakukan Demo di Rujab Gubernur Sulsel.

“Ini ada apa, jangan jangan Herman Hafid ini main mata dengan Plt Kadisdik untuk meloloskan siswa siswa bawaannya usai mendemo Gubernur dengan dalih daripada orangtua demo terus,” Tambah Ruslan.

Ruslan menambahkan, Sepak terjang Herman Hafid bukan hanya di tingkat Disdik Sulsel malah di Disdik Makassar juga bermanufer dengan melaporkan kasek SMPN 6 Makassar telah melakukan manipulasi data siswa baru, tapi nyatanya justru kasek yang dilaporkan membeberkan bahwa Herman membawa daftar nama siswa yang diminta untuk diloloskan karena kasek menolak maka herman memainkan isu manipulasi data,.

“Manufer Herman bukan cuma di Disdik Sulsel, di Makassar saja kasek SMP 6 dilaporkannya memanipulasi data siswa, tapi kasek malah membongkar kalau Herman justru minta siswa yang dia bawa untuk diaturkan kelulusannya, kasek menolak yah buatlah isu manipulasi data, tutup Ruslan. (**)