Beranda blog Halaman 3

Hindari Jukir Liar, Perumda Parkir Makassar Siapkan Lokasi Parkiran Resmi F8

Makassar, Berita-Kita | Perumda Parkir Makassar telah menyiapkan lokasi parkiran resmi acara F8 Makassar digelar 24 Juli mendatang.

Direktur Utama, Yulianti Tomu bersama Tim Reaksi Cepat meninjau langsung titik -titik parkiran, Jumat, 12 Juni 2024.

“Rencana kantong Parkir yakni Jalan Metro (Samping Anjungan), tanah kosong belakang rumah contoh (GMTD), samping Siloam,
Taman Gajah, Jalan Penghibur depan Anjungan (Parkir VIP), Jalan Yoseph Latumahina, Jalan Maipa,
Jalan Lamaddukelleng.

Hal itu menindaklanjuti arahan Bapak Wali Kota Makassar (Moh Ramdhan Pomanto,red) pada Rapat Koordinasi semalam,”kata Dirut Perumda Parkir, Yulianti Tomu.

Menurut dia, pihaknya sudah meninjau segera, agar bisa menentukan area parkiran.

“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan mitra Dishub Makassar dan Polrestabes Makassar untuk menentukan kantong-kantong parkir itu, yang disinkronkan dengan rekayasa Lalin pada kegiatan F8,”ungkap Yulianti.

Lebih jauh, lanjutnya, mengimbau ke masyarakat dapat memarkir kendaraan pada titik atau lokasi parkiran yang resmi.

“Upaya ini agar masyarakat mendapatkan jaminan keamanan dan kenyamanan pada saat memarkirkan kendaraan di event F8,”jelasnya. (**)

Sekdisdik Sulsel Pantau Hari Terakhir MPLS di Bulukumba

Bulukumba, Berita-Kita | Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Sulsel Dr A Ibrahim memantau hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di 2 SMA negeri di Bulukumba, Jumat (12/07/2024).

Kedua SMA yang dipantau eks Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulsel ini, adalah SMAN 1 yang beralamat di Jalan Bung Tomo No 28 Bulukumba dan SMAN 3 Bulukumba yang beralamat di Tana Lemo, Kec Bonto Bahari, Kab Bulukumba.

Kegiatan MPLS bagi siswa baru, menurut Sekdisdik Andi Ibrahim, merupakan periode singkat di awal tahun ajaran. Tujuannya, untuk memperkenalkan siswa baru dengan lingkungan sekolahnya.

Selain itu, juga sebagai proses pembelajaran, serta komunitas sekolah yang akan menjadi tempat mereka (siswa baru, red) belajar dan berkembang selama 3 tahun atau beberapa tahun ke depan.

A Ibrahim mengatakan, MPLS ini merupakan kegiatan awal tahun bagi siswa baru yang sangat penting untuk dilakukan. Alasannya, untuk mengurangi rasa cemas dan stres bagi siswa baru.

Alasan selanjutnya, katanya, untuk memperkenalkan sarana dan prasarana sekolah, untuk membangun kebersamaan dan kekompakan antara siswa, untuk memahami kultur dan nilai sekolah, dan untuk memberikan informasi penting kepada siswa dan orangtua.

Di hadapan ratusan siswa baru SMAN 3 Bulukumba, A Ibrahim juga memancing daya ingat, refleks, nyali dan keberanian para siswa baru dengan memberikan beberapa pertanyaan dadakan kepada siswa baru, dan yang berani tampil naik menjawab dan benar jawabannya dihadiahi uang jajan Rp 100 ribu persiswa yang berahasil menjawab.

Pertanyaan kuis yang diberikan kepada siswa baru meliputi siapa wali kelasnya, siapa pendampingnya, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya seputar kegiatan MPLS yang telah diikuti seluruh siswa baru SMAN 3 Bulukumba.

Di SMAN 1 Bulukumba, Sekdisdik A Ibrahim selain memantau MPLS, juga memberikan pencerahan kepada para guru yang menjadi peserta In House Training (IHT) yang diikuti seluruh tenaga guru di sekolah yang saat ini dipimpin Rusli Umar, S.Pd, M.Pd.

Untuk diketahui, PPDB SMAN 1 Bulukumba tahun ini menerima siswa 396 dengan jumlah 11 Robongan Belajar (Rombel) tersedia untuk kelas X, dan di SMAN 3 Bulukumba yang dinakhodai Ramli, S.Pd, M.Pd menerima siswa baru 299 orang yang akan menempati 9 Rombel untuk kelas X. (**)

 

sumber: nusantarainsight.com

2 Siswa SMA Kabupaten Maros Tenggelam di Air Terjun Jami Kantisan

Maros, Berita-Kita | Sekitar pukul 13.29 wita,telah terjadi korban tenggelam di Air terjun Jami Kantisan,dusun Baru Desa Bontomanurung dan kecamatan Tompobulu,kabupaten Maros,Jumat (12/07/2024)

Pada saat itu 9 orang Rombongan ( 3 orang laki-laki dan 6 orang perempuan ) yakni,Muh ismail Yahya(LK) ,Muh Agung Mubarak(LK),A.Resky(LK),Salsabila,Tazkia Wulandari,Zalza Nurfadila,A.Mulyani,Yasmin, dan Tazya star dari kediaman Salsabila di barambang maccopa sekitar pukul 08.30 wita menuju air terjun Jami Kantisan dengan menggunakan spd motor dgn penunjuk arah geogle maps dan tiba sekitar pukul 10.50 wita di air terjun jami kantisan dusun baru desa Bontomanurung kec tompobulu.

Selanjutnya saat tiba di air terjun langsung menyimpan barang bawaan ( makanan dan kompor ) lalu setelah itu makan bersama, kemudian setelah itu sekitar 13.29 wita, teman laki2 yakni Agung dan Resky membuka baju lalu turun ke kolam air terjun dan menyusul lagi 4 orang Tazqia wulan, Tasya, andil dan Yasmin,namun saat itu tdk langsung turun dan hanya duduk dibatu lalu menyusul lagi Salsabila bersama Zalsa Nursabila.

Sedangkan 2 orang saksi ZALZA dan MAIL hanya duduk dibatu krn tidak bisa berenang dan hanya mengvideo temannya yang lagi berenang, kemudian ke 7 orang secara bersama turun ke kolam air terjun saling berpegangan tangan membentuk lingkaran namun saat berada di kolam air terjun tiba-tiba TAZQIA Wulandari langsung tenggelam bersama Andil dan SALSABILA ZAHRAH dan teman yg lain berusaha untuk menolong namun korban tidak terselamatkan yakni SALSABILA(Korban) dan TAZQIYAH WULANDARI(Korban) dan yg lain segera naik ke bebatuan kemudian, ZAlZA(Saksi) segera pergi mencari bantuan kepada warga untuk meminta tolong dan setelah itu menghubungi pihak polsek tompobulu.

Sekitar Pukul 15.20 wita, personil polsek tompobulu dipimpin oleh kapolsek tompobulu tiba di tkp dan melakukan pencarian secara manual dibantu oleh warga setempat.

Pada Pukul 16.50 wita, tim SAR / BPBD Maros tiba di Tkp selanjutnya melakukan pencarian penyisiran snorklin di lokasi korban tenggelam.

Pukul 18.00 wita, pencarian di hentikan mengingat kondisi sudah malam hari dan Korban belum ditemukan. Kedalaman kolam air terjun sekitar 7 meter dan diperkirakan korban yg tenggelam tersangkut di cela batu dasar kolam.

Rencana pencarian terhadap korban tenggelam akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 wita, dengan menggunakan alat penyelaman scuba.

Korban:

1.Per. SALSABILA A. AZAHRAH ALLISA ANGRAENI bin Andi Kurniawan, umur 18 tahun, pelajar kls III SMA Negeri 1 Maros, alamat perumnas Bentenge blok B No.181 kel Bontomatenne kec mandai kab maros

2. Per. TAZQIYAH WULANDARI, umur 18 tahun, pelajar kls III SMA Negeri 1 Maros, alamat perumahan Pacelle blok A no.10 kel Raya Kec Turikale kab maros

SAKSI-SAKSI:
1. Per. ZALZA NUR FADILLAH, umur 18 thn, pelajar kls III SMA Negeri 1 Maros, alamat jl. Sultan Hasanuddin no.29 kel. Turikale kec turikale ( no.hp. 082292152112 )

2. Lel.MUH ISMAIL YAHYA, umur 17 thn, pelajar kls III SMA Negeri 1 Maros, alamat jl.Nasrul Amrullah kel. Pettuadae kec turikale kab maros ( hp.087822763334). (**)

sumber: sidikkasus.com

Ketua Komite SDN Inpres Maccini Sombala I Makassar Ajak Orang Tua Murid Kawal Pendidikan

Makassar, Berita-Kita | Tokoh pendidikan Sulawesi Selatan yang juga Ketua Komite SDN Inpres Maccini Sombala I Kota makassar, Bachtiar Adnan Kusuma, mengajak para orang tua murid ikut serta total mengawal pendidikan anak-anaknya sejak kelas satu di SD. Bachtiar Adnan Kusuma, menegaskan bahwa pendidikan yang sukses dan bermutu kalau tiga pilar terlibat di dalamnya yaitu satuan keluarga, satuan pendidikan dan satuan masyarakat.

Bachtiar Adnan Kusuma, menguraikan kalau urusan pendidikan tak sekadar tanggungjawab sekolah dan guru, melainkan tanggungjawab orang tua. Peranan keluarga, sangat memegang peranan penting kata Tokoh Literasi terutama mengantar keberhasilan pendidikan anak-anaknya. “ Orang tua wajib memberikan asupan gizi pendidikan yang baik dimulai dari setiap ruamh tangga. Kalau setiap rumah tangga memiliki peran aktif memberi besutan gizi pendidikan yang kuta akan mengantar anak-anaknya menjadi anak yang berhasil di setiap satuan pendidikan.

” Mindset masyarakat kalau urusan sekolah hanya urusan guru dan kepala sekolah tidaklah tepat, sebab keberhasilan setiap satuan pendidikan tergantung keterlibatan para orang tua ikut serta menjadikan sekolah sebagai rumah bersama yang wajib dijaga bersama” kata mantan Ketua Komite SMP negeri 6 dan SMA 17 Makassar ini.

Menurut BAK hanya keluarga yang memiliki empati pendidikan yang tinggi bisa mendorong anak-anaknya menjadi peserta didik yang memiliki semangat besar untuk maju. Bachtiar Adnan Kusuma, meminta agar setiap orang tua menciptakan iklim ekosistem anak-anak bergembira ke sekolah, bukan sebaliknya mereka cemberut, tidak bersemangat ke sekolah karena tekanan emosional dan situasi lingkunga yang kurang produktif.

Kepada para orang tua, Bachtiar Adnan Kusuma meminta agar menjalin komunikasi intensif dengan guru-guru peserta didik anak-anaknya agar bisa mengetahui setiap saat sampai di mana kemajuan dan kelemahan pendidikan anak-anaknya.” Kita butuh orang tua aktif dan peduli akan kemajuan dan kualitas pendidikan anak-anaknya” kata Bachtiar Adnan Kusuma di depan puluhan orang tua murid kelas I SDN Inpres Maccini Sombala I dipimpin Kepsek SDN Inpres Maccini Sombala I, Jumiati, S.Pd.

Di depan orang tua murid SDN Inpres Maccini Sombala I, Bachtiar Adnan Kusuma menyampaikan terima kasih kepada guru-guru dan kepala sekolah atas keberhasilannya menjaga suasana kondusif belajar dengan berhasil membangun hubungan emosional dengan orang tua dan tokoh-tokoh masyarakat. “ Terima kasih kepada Ibu kepsek Jumiati dan seluruh keluarga besar SDN Inpres Maccini Sombala I yang telah berhasil menjaga suasana sekolah dengan kondusif, produktif dan berhasil mengawal pendidikan anak-anak didiknya dengan baik” kunci Bachtiar Adnan Kusuma. (**)

Tingkatkan Capaian Pendapatan, Perumda Parkir Makassar Berikan Motivasi Kerja ke Pegawai

Makassar, Berita-Kita | Perumda Parkir Makassar Raya mengumpulkan pegawai untuk melaksanakan Rapat koordinasi (Rakor) dalam triwulan ke- 2 di Aula kantor Jalan Hati Mulia, Kamis, 11 Juli 2024, Siang.

“Kita lakukan Rapat koordinasi bagian pengelolaan yang dipimpin oleh Direktur Operasional. Ini memasuki Evaluasi triwulan ke 2 untuk melihat permasalahan khususnya teman – teman kolektor Tepi Jalan Umum (TJU),” kata Direktur Utama, Perumda Parkir Makassar, Yulianti Tomu.

Menurutnya, kegiatan tersebut untuk bagaimana cara meningkatkan lagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemerintah Kota Makassar pada tahun 2024.

“Selain permasalahan, Direksi juga memberi motivasi kerja kepada tim Kolektor dan Korcam (Koordinator kecamatan), agar semua bisa bekerja dengan maksimal,”jelas Dirut ini.

Lebih jauh, tambah dia, kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh jajaran Direksi Perumda Parkir Makassar, sehingga sinergi bisa terbangun lebih baik.

“Setelah itu, kami melaporkan ke dewan pengawas dan Bapak Wali Kota Makassar dari hasil Rapat koordinasi,”tutur Yulianti. (**)

Disdik Sulsel Atasi Casis Yang Belum Bisa Tersalurkan Lewat Jalur Pemenuhan Kuota PPDB 2024

Makassar, Berita-Kita | Kepala Bidang SMA Muhammad Nur Kusuma menyatakan bahwa tidak ada siswa siluman dalam PPDB 2024 Sulawesi Selatan, mulai dari tahap awal PPDB hingga jalur prestasi SMA.

Dalam setiap tahapan PPDB 2024 ada masa sanggah dimana semua sanggahan yang diterima baik melalui Sekolah, Cabang Dinas Pendidikan maupun Panitia Tingkat Dinas Pendidikan diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam Juknis PPDB 2024.

Pada saat berjalannya tahapan penerimaan melalui jalur prestasi SMA yang merupakan tahapan akhir PPDB 2024, berdasarkan data yang ada jumlah pendaftar di Kota Makassar sebanyak 3.057 casis, sementara daya tampung yang tersedia adalah 1.285 kursi, dimana masih terdapat 1.772 casis yang belum bisa tersalurkan.

Berdasarkan data tersebut, Kepala Dinas Pendidikan memerintahkan kepada Kepala Bidang SMA untuk melakukan pemetaan terhadap sarana prasarana dan ketersediaan guru SMA Negeri pada daerah-daerah yang berpotensi terjadi penumpukan pendaftar, khususnya di Kota Makassar.

Dari hasil pemetaan khusus Kota Makassar bisa dilakukan penambahan sebanyak 30 rombel yang dapat menampung 1.080 calon siswa serta jumlah kursi di SMK Negeri se Kota Makassar yang masih dapat menampung 460 calon siswa.

Sehingga jumlah keseluruhan Calon Siswa yang dapat ditampung pada SMA dan SMK Negeri adalah 1.540 casis.

Selain melakukan pemetaan terhadap kondisi sarana prasarana, Tim Help desk PPDB 2024 juga melakukan pemetaan terhadap pengaduan yang diterima dari orang tua calon siswa dan melakukan pemetaan terhadap alamat casis.

Beberapa kesulitan yang dialami oleh Tim Teknis Pemetaan adalah pada beberapa daerah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, tetapi hanya terdapat 1 (satu) SMA Negeri, seperti SMA 4, SMA 21 dan SMA 9 Makassar.

Selain itu ada beberapa daerah blind spot, yaitu Kawasan Pettarani, Rappocini, hingga Banta-Bantaeng.

Sementara itu dari sisi pemetaan pengaduan 98% masyarakat tetap menginginkan anaknya sekolah di SMA Negeri.

Berdasarkan data-data yang ada baik dari kondisi sarana prasarana, guru dan pengaduan, Dinas Pendidikan memutuskan untuk melakukan penambahan ruangan kelas pada SMA-SMA negeri yang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dan membuka jalur pemenuhan kuota.

Dalam jalur pemenuhan kuota, Dinas Pendidikan melakukan pemetaan siswa berdasarkan beberapa pertimbangan antara lain, jarak rumah kesekolah, pengaduan orang tua langsung dan lokasi kerja orang tua.

Dari hasil pemilahan, maka Dinas Pendidikan melakukan penyaluran calon siswa yang belum lulus dalam tahapan prestasi kesekolah-sekolah berdasarkan pemetaan terhadap pengaduan.

Pemenuhan kuota yang merupakan solusi akhir terhadap calon siswa yang belum lulus, Dinas Pendidikan melakukan secara optimal dan berusaha memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Selainitu pada tahun ajaran 2024/2025, Dinas Pendidikan juga akan menyalurkan seragam sekolah kepada seluruh peserta didik yang diterima melalui jalur afirmasi, diharapkan dengan penyaluran seragam sekolah kepada peserta didik yang tidak mampu bisa meringankan beban orang tua siswa.

Dalam setiap jalur penerimaan PPDB 2024, Satuan Pendidikan dilarang keras melakukan pungutan dengan alasan apapun, termasuk mengarahkan tempat pembelian baju seragam sekolah. (**)

Sejak 1968 SMK Nasional Telah Berkiprah Mencerdaskan Bangsa

Makassar, Berita-Kita | SMK Nasional Makassar telah hadir mencerdaskan anak bangsa sejak 1968 berlokasi di Jl. Dr. Ratulangi  Makassar dengan berbagai jenjang pendidikan lainnya yang juga ada mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.

Demikian ditegaskan Wakil Kepala SMK Nasional Makassar, Pinky Laborahima kepada media di sekolahnya awal Juli 2024.

Dijelaskan, tahun 2024 SMK Nasional Makassar telah meluluskan alumni  sebanyak 145 siswa dari seluruh jurusan yang ada yaitu Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Akutansi, Administrasi Perkantoran dan Teknik Computer dan Jaringan

Para alumni yang lulus itu terdapat 5 siswa diterima lanjut  ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP dan SNBT.

Sedangkan yang tidak lulus di PTN diarahkan untuk menunggu jalur mandiri atau mendaftar ke kampus swasta seperti: Unismuh Makassar; Bosowa dan lainnya.

Selaku sekolah kejuruan para siswa mayoritas memfokuskan diri untuk langsung masuk pada dunia kerja.

Saat ini SMK Nasional Makassar memiliki 460 siswa dengan tenaga guru sebanyak 48 orang. Para guru itu terdapat 7 orang berstatus P3K dan ada 3 guru yang telah mendapatkan sertifikasi guru dan sisanya guru honorer.

Selain itu para guru yang ada ini terdapat beberapa orang adalah alumni Unismuh Makassar yaitu; Widya Hastuti Ridwan program studi Bahasa Inggris, Fatimah Fitria Magister Pendidikan Islam, dan Fatirul Khair dari PGSD.

Sekolah setiap saat mendukung dan memotivasi  para guru  melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan diingatkan ikut seleksi calon guru penggerak  serta mengusahakan para guru mengikuti pendidikan profesi guru. Sosok wakil kepala sekolah Pinky Laborahima,  lahir di Ampana 18 Oktober 1995 dan pertama mengabdi sebagai guru BK 2019-2022 setelah itu menjadi Wakasek Kesiswaan SMK Nasional Makassar sejak 2023 dan merupakan tamatan SMAN 3 Poso dan alumni S1 Psikologi UNM. (**)

Ketua Tim Penggerak PKK Maros Hadiri Penilaian Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat

Maros, Berita-Kita | Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros, Apt. Hj. Ulfah Nur Yusuf Chaidir, S.Si. beserta rombongan menghadiri agenda Penilaian Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Tk. Kecamatan Mandai, yang dipusatkan di Dusun Bangun Polea Kecamatan Pattontongan kecamatan Mandai Kabupaten Maros, Selasa (09/07/2024).

Cuaca panas yang menyengat tubuh, tidak menyurutkan antusias masyarakat sekitar menyambut kehadiran sekaligus menyaksikan secara dekat isteri Bupati Maros di desa mereka. Prosesi penyambutan yang berlangsung semarak, diawali dengan ‘Ritual Angngaru’ yang dipersembahkan oleh tiga siswa SLB YP3LB II Bangun Polea Maros.

Penampilan ketiga siswa Penyandang Disabilitas ragam Tuna Grahita (Down Syndrome) sangat menarik perhatian Ketua TP-PKK Kabupaten Maros dan rombongan  serta masyarakat yang hadir di acara tersebut. Tepuk tangan riang disertai tawa ringan serta  lengkingan-lengkingan pelecut spirit silih berganti terdengar di tengah aksi lugu dan jenaka ketiganya dalam melafalkan kalimat-kalimat  sumpah sembari memainkan gerakan tubuh sebagaimana tradisi angngaru.

Camat Mandai, Andi Chaebar, S.IP., M.Si. dalam sambutannya melontarkan pujian dan apresiasi kepada Kepala Desa Pattontongan yang telah memberi ruang kepada warganya termasuk kepada siswa SLB YP3LB II Maros untuk berkreasi dalam moment seremonial.

Usai mengikuti acara seremoni Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat, Ketua TP-PKK Kabupaten Maros, Hj. Ulfah Nur Yusuf Chaidir beserta rombongan serta Camat Mandai dan Kepala Desa Pattontongan melakukan kunjungan khusus ke SLB YP3LB II Bangun Polea.

Ibu yang dikenal ramah dan merakyat ini, kemudian berbaur dan menyapa dengan santun para pengasuh beserta siswa dengan senyum khasnya.

Kepala SLB YP3LB II Bangun Polea Maros, Irfan Nur, S.Pd. mengaku senang dan bangga mendapat kunjungan dari isteri orang nomor satu di Kabupaten Maros.

“Kunjungan beliau adalah suatu kehormatan besar dan sesuatu yang sangat istimewa bagi kami keluarga besar di sekolah ini. ini adalah bukti kepedulian beliau terhadap pendidikan khususnya terhadap anak-anak penyandang disabilitas. Kunjungan beliau juga sekaligus akan menjadi penguatan bagi kami untuk lebih maksimal lagi dalam memberi layanan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Maros”  ungkapnya dengan raut wajah sumringah.

Kendali dalam usia yang masih belia (diresmikan pada bulan Maret 2022), sekolah khusus bagi penyandang disabilitas ini cukup mendapat respon dari masyarakat sekitar. Saat ini SLB YP3LB II Bangun Polea Maros mengasuh 25 peserta didik, dengan rincian; 10 siswa (Kelas I), 6 siswa (Kelas II), 7 siswa (Kelas III), 2 siswa (Kelas IV), dan 1 siswa (Kelas VI). Adapun ragam disabilitas dari ke-25 peserta didik tersebut, di antaranya; Tuna Daksa, Tuna Grahita, Tuna Rungu, dan Tuna Netra. Dalam mendukung operasional, SLB YP3LB II Maros diasuh sebanyak 5 orang Tenaga Pendidik dan 4 orang Tenaga Kependidikan.

Pengurus Yayasan Pembina dan Penyelenggara Pendidikan Luar Biasa, Hj. Rafna Nur, S.Pd., M.M. yang juga merangkap sebagai Kepala SLB YP3LB Makassar menandaskan bahwa SLB YP3LB II Bangun Polea Maros, merupakan pengembangan dari sekolah luar biasa yang telah dirintis sebelumnya yaitu SLB YP3LB yang berpusat di Jalan Soppeng Perumnas Sudiang Makassar.

Menurutnya bahwa yayasan melakukan pengembangan ke Kabupaten Maros karena terdorong kepedulian untuk memberi akses kepada masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus dalam memperoleh pendidikan luar biasa sesuai dengan potensi dan kemampuan dasar yang dimiliki anak itu sendiri.

Dirinya juga berharap agar dengan hadirnya SLB YP3LB II Bangun Polea Maros mampu memberi kontribusi dalam memberikan layanan pendidikan maksimal bagi anak-anak disabilitas, memberi ruang bagi mereka dalam menggali serta mengembangkan potensi bakat serta membangun  kepercayaan diri serta sikap mandiri, khususnya kepada mereka yang bermukim di wilayah Kecamatan Mandai, Kecamatan Moncongloe, Kecamatan Tompobulu, dan Kecamatan Tanralili. (**)

Disdik Sulsel Tambah Rombel Atasi Pengaduan Masyarakat

Makassar, Berita-Kita  | Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2024 jenjang SMA negeri, SMK negeri, dan SLB negeri telah usai seluruh tahapan-tahapannya.

Mulai dari tahapan jalur boarding school, zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, anak guru, prestasi sampai kepada pemenuhan kuota bagi sekolah negeri yang belum mencukupi kuota yang dibutuhkan sesuai rombongan belajar (rombel) yang tersedia.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, M Nur Kusuma menegaskan, bahwa Panitia PPDB Tahun 2024 Disdik Sulsel sejak sebelum jalur prestasi berakhir sudah memetakan potensi siswa yang terancam tidak bersekolah.

Dimana berdasarkan data pada sistem Aplikasi PPDB Tahun 2024, katanya, masih terdapat 1.772 calon siswa (Casis) yang belum lulus.

“Masalah terbesar yang ada, adalah terbatasnya jumlah SMA negeri di Kota Makassar, sehingga pada Tanggal 20 Juni 2024 lalu, Kadisdik Sulsel Bapak H Iqbal Nadjamuddin, memerintahkan untuk melakukan telaah terhadap kondisi sekolah dan calon siswa khususnya di Kota Makassar,” jelasnya.

Lanjut Kabid SMA Nur Kusuma, berdasarkan hasil telaah terhadap kondisi SMA negeri yang ada di Kota Makassar dan pengaduan di Posko PPDB Disdik Sulsel, akhirnya Bapak Kadisdik Sulsel memutuskan untuk melakukan penambahan rombel di beberapa sekolah negeri.

“Hal terbesar yang menyebabkan penambahan rombel adalah pengaduan masyarakat yang tetap ingin menyekolahkan anaknya di SMA negeri,” tutur Putra Mantan Koordinator Pengawas (Korwas) Disdik Sulsel ini saat ditemui awak media.

Pada Tanggal 2 Juli 2024, sesuai perintah Kadisdik Iqbal Nadjamuddin, Kabid SMA melakukan pemetaan terhadap calon siswa yang belum lulus, mulai dari jarak rumah ke sekolah termasuk mempertimbangkan tempat kerja orang tua sehari-hari.

“Dalam memutuskan penyaluran kuota di mana berdasarkan Juknis PPDB Tahun 2024 diserahkan sepenuhnya ke Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, maka Panitia PPDB Tahun 2024 Disdik Sulsel menyalurkan Calon Siswa yang tidak lulus berdasarkan ketentuan yang ada,” terang Nur Kusuma yang selalu tampil sederhana dan bersahabat ini. (**)

Perumda Parkir Makassar Tegaskan Tarif Parkiran Kawasan CFD Boulevard Rp 3 Ribu untuk Roda Dua

Makassar, Berita-Kita | Perumda Parkir Makassar menegaskan tarif parkiran kawasan CFD Boulevard hanya Rp 3.000 bukan Rp 5.000 untuk Roda dua (Motor), Hal itu disampaikan Humas, Asrul B, Minggu, 7 Juli 2024.

Menurutnya, Tim telah
menindak lanjuti aduan masyarakat yang mengeluhkan perihal tersebut.

“Tarif Parkir di Kawasan CFD Boulevard yang masuk melalui Call Centre Humas Perumda Parkir Makassar Raya telah diteruskan ke penanggung jawab kegiatan Insidentil,”ujarnya.

Setelah itu, jelasnya, pihaknya juga telah memberikan Edukasi ke Jukir yang bertugas di Kawasan CFD untuk tetap memberikan karcis kepada pengguna jasa Parkir.

“Kami tegaskan jukir tidak meminta lebih dari tarif yang telah di tentukan. Seperti Area Parkir di Pintu Masuk Boulevard,
Sepanjang Jalan Bougenville, Depan Hotel Ramcy, Samping Indomaret Jalan Ince Dg Ngoyo, dan Depan Mall Panakkukang,”pungkasnya.

Diketahui, karcis resmi yang digunakan pada lokasi tersebut yakni, karcis berwarna hijau yang telah di porporasi dengan Tarif yakni untuk Motor Rp 3 ribu dan Mobil Rp.5000

“Kami sampaikan kepada masyarakat pengguna jasa parkir, jika mendapatkan pelayanan yang kurang maksimal dari juru parkir resmi, maka silahkan menghubungi Call Centre di 081142668899,” tutup Asrul.(**)

Recent Posts