Makassar, Berita-Kita | Pewarta Online Indonesia (POIN) dan Media Online Indonesia (MOI) sukses menggelar Pelatihan jurnalistik dengan tema “Menolak Intimidasi Pers, Menanangkal Berita Hoax”

Kegiatan ini diikuti sebanyak 20 orang peserta, bertempat di Sekretariat DPD MOI Sulsel, Jalan Buru No. 23-25 (Hotel Bahagia), Kota Makassar, Minggu,(07/6/2020).

Hadir sebagai pemateri, Ketua Umum DPP SEKAT-RI, Ketua Umum DPP POIN,Bachktiar Adnan Kusuma, Ketua DPD MOI Sulsel, Muslimin serta dari praktisi Hukum, Hadi, SH.

Ketua Umum POIN, Bachktiar Adnan Kusuma, mengajak para jurnalis POIN dan MOI Sulsel agar menerapkan jurnalisme preunership pada saat membuka Pelatihan Jurnalistik Angkatan Pertama tersebut, Menurut tokoh literasi Sulsel ini, pendekatan jurnalistik preunership intinya memberikan paradigma energi berkelimpahan bahwa mengelola media online selain dibutuhkan profesionalisme yang kuat, butuh kompetensi dan integritas yang melekat pada setiap pekerja media online”. Jelas BAK, Sapaan Akrab Ketum Poin.

See also  Tes PPPK Guru Hari Pertama di SMKN 10 Makassar Berjalan Lancar

Kita butuh kesepahaman bersama bahwa mengelola media adalah preunership yang butuh pendekatan multi dimensi. Jurnalis bukan hanya dituntut cakap menulis berita, tapi yang penting juga agar bagaimana media tersebut bisa bertahan lama dan memberikan kesejahteraan pada wartawannya,” Lanjut, BAK saat membuka Pelatihan Jurnalistik MOI dan POIN yang didampingi Ketua MOI Sulsel Muslimin Kamase dan Sekjend POIN Ruslan Angkel.

Karena itu, BAK mengajak semua jurnalis POIN dan MOI terus menerus meningkatkan kualitas diri dengan rajin mengikuti pendidikan dan pelatihan. Menurut BAK, hanya dengan kualitas pribadi yang unggul, citra diri dan integritas para jurnalis bisa melahirkan jurnalis-jurnalis kredibilitas yang kuat dan tahan banting,” Tutupnya. (**)